Tabung Untuk Semua

Bagi anda penggemar audio istilah tabung (tabung hampa) mungkin sudah tidak asing lagi di telinga, tetapi bagi sebagian besar orang awam mungkin terasa aneh. Sedikit penjelasan tentang apa yang disebut tabung, tabung hampa atau tabung elektron (electron tube) sama halnya dengan transistor saat ini, mungkin karena biaya produksi yang mahal dan perkembangan teknologi yang begitu cepat di bidang elektronika maka transistor-transistor berbentuk tabung hampa sudah mulai ditinggalkan dan digantikan dengan transistor-transistor silikon atau gabungan dari transistor-transistor tersebut yang lazim disebut IC (Integrated Circuit). Namun beberapa pabrikan, terutama di bidang audio belum mau meninggalkan komponen tabung tersebut, karena komponen aneh yang satu ini memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh transistor maupun IC dan dipakai untuk keperluan audio equipment. Tabung memiliki ciri khas yang sangat kuat jika dirangkai menjadi satu perlengkapan audio contohnya amplifier. Saat ini produsen-produsen Amplifier High End masih menggunakan tabung sebagai pendorong atau komponen penguat utamanya. Saya sendiri, karena tidak mampu membeli perlengkapan audio High End yang konon harganya mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah, terpaksa hanya bermimpi untuk memilikinya. Dalam hal tersebut bukan berarti saya hanya bermimpi, akhirnya saya putuskan untuk merakit dan membuat sendiri perlengkapan audio tersebut bersama teman-teman yang sehobi. Pada awalnya saya berencana membuat sebuah power amplifier yang full tabung, tetapi setelah dihitung-hitung dana yang dikeluarkan akan cukup besar dan urunglah niat saya untuk membuatnya sampai akhirnya saya putuskan untuk membuat pre-amplifier tabung dan selanjutnya akan saya gabung dengan amplifier solid state Pioneer yang saya miliki sejak kelas 5 SD. Kemudian saya putuskan untuk mencoba rangkain yang sesuai dengan selera saya yang pada saat itu memang sedang mood pada musik-musik Black Blues, dan dari saran temen-temen saya langsung mencari referensi dari amplifier merk Jadis dari perancis yang katanya cocok dengan musik-musik jenis blues. Selanjutnya rangkaian pre-amp saya comot dari Jadis 250 hasil download dari internet. Dalam beberapa hari jadilah pre-amp tersebut, dan pada saat pertama mencoba saya pasang dua tabung tipe 12AX7 buatan inggris merk GE…dan kesan pertama menjadi sangat luar biasa, dengan model hybrid dengan amplifier Pioneer lawas dan speaker 6 inchi yang juga buatan sendiri saya dapat merasakan suara yang begitu warm dari musik Blues yang dibawakan Stevie Ray Vaughan Texas Flood mengalun dengan smooth dengan sliding gitar yang jelas sekali terdengar ditambah lagi distorsi khas dari gitar Fender Stratocaster begitu menakjubkan. Dari sinilah dimulai kecintaan saya pada Amplifier Tabung hingga sekarang, dengan reproduksi suara yang begitu jernih dan khas, sampai-sampai para penjual komponen-komponen untuk keperluan tabung itu sendiri tidak bisa mendefinisikan suara yang akan dihasilkan jika komponen tersebut terpasang. Suatu saat saya pergi ke Pasar Genteng Surabaya untuk berburu komponen untuk amplifier tabung, disana saya temui sebuah toko kecil yang khusus menjual komponen-komponen High End dengan penjual seorang wanita cina tua, dan saya menanyakan sebuah trafo OT (output transformer), kemudian dia menawarkan sebuah trafo buatan Inggris dan berkata “kalo kamu pake trafo ini saya jamin suara tengah dan treble-nya akan sangat bagus, suara cymbal drum akan terdengar “cassssss”….”…di dalam hati saya tersenyum dan membayangkan betapa sulitnya menggambarkan suara sebuah amplifier tabung hehehe…….tetapi dari perkataan seorang wanita cina tua tersebut saya sudah sama-sama tahu apa yang dia maksud. Sesudah itu kami pulang dan kejadian tersebut menjadi cerita lucu diantara kami. Mungkin terlalu sulit untuk menggambarkan dengan kata-kata suara-suara khas dari amplifier tabung tersebut, hanya dengan bunyi-lah bisa disuarakan seperti apa persisnya, atau dengan istilah-istilah yang lucu diantara kami. Saat kami mendengarkan lagu-lagu dari sebuah band terkenal dari Canada Rush dengan lagunya Spirit of Radio dengan menggunakan power amplifier Pioneer tipe lama, kalau tidak salah produksi tahun 1970 jenis rangkaian Push-Pull, dengan speaker Wharfedale 4 inch, suara-suara yang dihasilkan begitu flat dan jelas sekali dari suara perkusi sampai bass yang paling rendah ditambah lagi dengan suara tengah yang jumped out atau terkesan seperti nyata…dan salah satu teman saya berkata “suaranya kratak-kratak“…kami semua tersenyum dan kami sadar begitu sulitnya menggambarkan suara-suara yang dihasilkan amplifier tabung tersebut, hingga muncul istilah-istilah jumped out, overload, cassss, kratak-kratak atau istilah-istilah aneh lainnya. Memang untuk menjelaskan bagaimana sebenarnya suara itu mungkin anda sendiri harus mendengarkan suara amplifier tabung itu, dan kemudian anda dapat merepresentasikan suara itu menurut pendengaran anda sendiri, dan kemungkinan istilah dari masing-masing orang akan sangat berbeda…

About these ads

240 thoughts on “Tabung Untuk Semua

  1. Permisi Pak saya mempunyai ampli gitar mereknya marshall setelah saya bongkar amplinya saya menemukan beberapa bohlam/lampu ada yang bemtuknya silinder ada bentuknya kayak lampu mobil ,ketika saya “on” amplinya saya tidak melihat pancaran cahaya melainkan garis merah menyala disertai hawa panas pd bohlam itu, Apakah yang dimaksud “Tabung” adalah bohlam itu?

  2. Salam Kenal……..Anda tepat sekali, memang bohlam/lampu itulah yang disebut TUBE (selanjutnya : tabung), dengan demikian anda mempunyai sebuah Amplifier Marshall dengan jenis TUBE POWERED atau PENGUAT TABUNG, sejauh yang saya tahu ada beberapa amplifier gitar MARSHALL yang legendaris seperti BLACK WIDOW yang juga pake PENGUAT TABUNG, hehe…kalo boleh tahu….MARSHALL-nya seri berapa…???…..terima kasih buat comment-nya, sukses selalu.

  3. permisi pak, saya punya tabung 6L6/5881 merknya “SOVTEK” 2 buah ECC82/12AU7 merknya “electro-harmonix 1 buah dan trafo OT SE UL 2.5kΩ:8Ω 2buah, Apakah saya bisa buat ampli tabung tsb dibuat stereo dan berapakah watt yang di hasilkanya masing2 kanal?

    Wassalam

  4. Salam Kenal mas Dani, kalo tabung 6L6/5881 dan 12AX7/ECC82, sangat bisa dibuat stereo, tinggal pilih jenis rangkaian yang Push Pull atau Single Ended, jika anda memilih rangkaian Jenis Push Pull watt yang dihasilkan sekitar 5 watt per kanal jika menggunakan tabung jenis 6L6/5881 sebanyak 2 buah, sedangkan untuk ECC82/12AU7 perlu dua buah untuk sebuah pre-amp tabung, jika anda ingin membuatnya saya sarankan membuat sebuah pre-amp saja dengan 2 buah ECC82/12AU7 kemudian masalah power anda dapat menggunakan amplifier solid state (transistor atau IC), rangkaian ini disebut rangkaian hybrid, tetapi nuansa khas tabung-nya akan tetap dominan, dengan biaya yang lebih murah tentunya. Masalah skema sebaiknya menggunakan skema SRPP (Shunt Regulated Push Pull) jika memang dipakai untuk mendengarkan musik2 sekarang yang cenderung beat-nya cepat atau skema classic E-1 jika digunakan untuk mendengarkan musik2 oldies dengan karakter vokal yang sangat menonjol. Terima Kasih

    Salam

    Fridie

  5. kata teman saya sehobby kalo buat ampli tabung, inputnya jangan pake CD dan MP3 harusnya pake kaset klo bisalagi pake PeHa (PH/Turnable) Yang bentuknya kayak cakram warnanya hitam terus ada jarumnya diameternya kira2 3X lipat CD, emangnya keapasih pak musti gitu?

  6. Dengan 2 buah tabung 12AU7, sudah bisa dibuat pre-amp head kaset, kalo memang mau pake input CD atau MP3 boleh2 saja, tetapi klao MP3 diusahakan yang bitrate-nya diatas 192 Kbps dan kalo CD harus diputar di player yang bagus (karena sudah dilengkapi dengan DAC yang bagus pula), kalo bisa CD dengan rekaman 24 Bit. Kalo bisa dapat source yang analog memang suaranya akan lebih bagus lagi dengan karakter-karakter analog yang dimiliki, terutama Piringan Hitam. Di rumah saya pake pre-amp tabung untuk putar musik2 dari MP3 juga, dan hasilnya lumayan juga kok, boleh dicoba mas Dani.

    Salam

    Fridie

  7. kalo MP3 biasanya ada keterangan misalnya disetel pake Winamp, akan tertulis 128 kbps , di salah satu kotak kecil di Winamp tersebut, artinya lagu tersebut di-decoding ulang dengan kecepatan 128 kilobyte per second, karena memang untuk keperluan streaming di internet atau semacamnya, semakin besar kecepatan decoding-nya hasil suara dari lagu tersebut akan semakin bagus karena semakin kecil bagian2 yang ter-kompresi oleh decoding software-nya, sedangkan rekaman CD umumnya direkam dengan kapasitas 16 bit dengan frekuensi 44.1 Khz, sedangkan yang 24 bit adalah CD audio dengan kapasitas rekaman 24 bit dengan frekuensi 48 Khz, dan kalo disetel dengan dukungan pre-amp maupun amplifier tabung maka hasil reproduksi suaranya akan mendekati suara analog pita kaset maupun piringan hitam. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  8. Waah!!! Ajib!!! Pak Fridie saya berhasil bikin amp tabung pake 4 12au7 & 2 6L6/5881 single Ended Ultralinear(40%) 2.5Ω:8Ω semua tabung stereo dgn speaker aktif 20W , baru pertama kali saya denger suara amp yang asli buanget . Pertama kali saya coba pake kaset tetangga saya yang dinyanyikan oleh Siti Koeshendang, tapi saya nggak tau judul lagunya. pas saya play ada dengung dari spaker saya kira amp-nya jelek, pas udah mulai musiknya saya kaget saya kira ada pengamen dangdut dispeaker taw-tawnya suara instrumen musik, pas ada nyanyian saya kaget lagi saya kira ada orang dispeaker , suara vokal dari Siti Koes. wadauh luwes banget ,gesit apalagi pas bait “KAU JANJIKAN KU SEPATU BARU DARI KULIT RUSA” bikin saya terkagum2. swara huruf konsonan yang nyata kayak suara orang yang nyanyi di depan mata saya padahal di belakang speaker. tapi saya pikir2 biar kata suara vokanya bagus kok rasanya suara amp-nya kurang bertenaga di instrumen musik kaya kurang nendang gitu. gimana pak fridie biar suara amp saya bisa nendang kayak ampli biasanya ama biar nggak dengung?

  9. Wah selamat ya Mas Dani, kalo memang mau agak nendang di instrumen, coba Mas Dani cari tabung dengan merek lain seperti TELEFUNKEN (jerman), RCA (Amerika), maupun TOSHIBA (Jepang), dan masalah dengung disebabkan oleh transformator pada speaker aktif tersebut, bisa dicoba bikin atau beli amplifier sekenhen ajalah biar nggak terlalu mahal, dengan power sekitar 45 sampai 60 watt udah cukup, hasilnya akan sangat berbeda terutama dalam reproduksi instrumen musik dan dari segi transformator ampli2 ini jelas2 lebih bagus dan dengung akan sangat berkurang, atau mungkin Mas Dani perlu cek kembali kabel2 yang terpasang terutama yang terhubung dengan Potensiometernya.

    Salam

    Fridie

  10. kalo TELEFUNKEN memang agak jarang mas, tapi kalo yang merk2 RCA Radiotron. terus TOSHIBA, maupun GE masih banyak disana, dan kalo pengen tabung2 yang legendaris seperti AMPEREX, SOVTEK atau mungkin MULLARD memang Glodok tempatnya

  11. Mas friedie, kok pas saya mati’in amp-nya terus di bongkar rangkaianya nggak sengaja ujung obeng yang saya pegang kena sambungan elko 470uF 400V tiba2 keluar bunga api kayak gledek menyambar wuih serem buanget, gimana mas biar saya aman pas bongkar amp tampa takut tangan saya bernasib sama dengan obeng itu?

  12. hehehehe….rangkaian tabung biasanya memang seperti itu, apalagi Elco-nya memang sebagai beban awal untuk menyalakan filamen dan memang masih menyimpan arus listrik, supaya lebih aman dengan cara sederhana biasanya listrik yang di Elco tersebut dihabiskan melalui ground dengan obeng atau semacamnya, atau obeng yang mas Dani pakai dibungkus dengan semacam isolasi atau karet, hanya untuk meminimalkan resiko, biasanya saya juga sering terkena setrum saat membongkar rangkaian amplifier tabung tersebut, tapi tenang aja mas Dani, jenis rangkaian seperti itu minim sekali terjadi korsluiting. Btw lain kali lebih ati2.

    Salam

    Fridie

  13. MAs, saya sebagai orang baru dalam tabung hampa, mohon dpat masukannya bila ingin merakit amplifier audio yang menggunakan tabung hampa ini. Memulainya bagaimana ?

  14. Salam Kenal Mas Safari, untuk memulai merakit amplifier dengan tabung hampa, pertama yang harus disiapkan mungkin jenis tabung yang akan dipakai misalnya 12AX7, terus model rangkaian yang akan digunakan contohnya Classic E-1 (bisa dicari di internet), kemudian komponen2 pendukung lainnya, dan kemudian perlu juga dipelajari perilaku2 khusus tentang tabung hampa itu sendiri, kalo tinggal di jakarta di daerah Glodok masih bisa tanya2 sama orang2 disana tentang rangkaian dan model yang bagus, untuk merakit sendiri sebaiknya dimulai dari merakit pre-amp menggunakan modul block pre-amp yang ada di gambar blog ini diatas, bisa didapatkan di Glodok beserta Transformator dan komponen lainnya, tetapi tetap membutuhkan penguat (bisa menggunakan speaker aktif dan lebih murah) sebagai permulaan. Terima Kasih

    Salam

    Fridie

  15. Permisi Mas Friedie,Kata teman saya “biar suaranya nendang kisi screen 6L6 disambung langsung ke tegangan positif (B+) jadi nggak pake sis. ultra linear ato ganti aja tabung 6L6 ama EL34 dengan cara sambungan kisi supressor di sambung langsung ke katoda buat efek kinkless tapi sis.-nya tetap ultra linear” gimana mas bisa nggak saya ikutin kata teman saya terus kualitas vokalnya berubah ato tetap ama artinya “efek kinkless” itu apaan sih mas Friedie?

  16. Kalo mau mengganti tabungnya dengan EL34 memang akan lebih nendang…atau ikuti saran teman anda untuk menyambung langsung tegangan positif (B+) dengan kisi 6L6 tsb, memang sistemnya tetap ultra linear dan mungkin output anda menjadi unbalanced, dan efek kinkless adalah efek untuk menjadikan suara itu lebih clear, tetapi menurut hemat saya dengan efek kinkless tersebut akan menonjolkan efek katoda dari karakteristik tabung tersebut, dan ini menurut selera saja, tetapi secara overall penggantian tabung dengan EL34 akan lebih meningkatkan efek nendang-nya, karena karakteristik EL34 memang lebih powerful (terutama tabung2 GE atau SOVTEK). Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  17. mas friedie saya tidak sengaja menjatuhkan tabung, nggak pecah sih cuma cairan yg mengkilat di ujung bohlam perlahan berubah jadi putih susu,kira2 tabungnya masih bagus nggak pak?

  18. hehe..mas Dani, kalo ujung bohlam sudah berubah menjadi putih berarti emisi tabung tersebut sudah mulai habis, dan perlahan lahan tabung tersebut tidak akan berfungsi lagi, tp dicoba aja dulu kalo filamen masih nyala dan masih mau bunyi yaa..nggak tahu lagi, berarti masih bisa dipake.

    Salam

    Fridie

  19. yah!!! saya coba ngak keluar suaranya padahal filamen 6L6 udah berpijar, terus bisa diakalin ngak mas tabungnya,krn saya ngak maw keluar duit ratusan rb bwt beli tabung di glodok,terus bagaimana solusinya mas Friedie supaya dapat beli tabung yang murah?

  20. kalo gitu memang udah rusak mas dani, saya rasa kalo tabung 6L6 aja nggak sampe ratusan ribu rupiah kok, kalo pengen agak murah beli tabung sekenhen juga nggak apa2 mas Dani, di glodok juga ada, biasa kondisi emisinya masih sekitar 80% dan bisa digunakan untuk beberapa tahun juga, soalnya saya juga sering beli tabung sekenhen di pasar genteng Surabaya, 6L6 sekenhen sekitar 25 ribuan yang buatan jepang (Toshiba) dan yang buatan inggris (GE, Mullard) sekitar 50 ribuan. Jadi cari tabung sekenhen aja, di glodok nggak mahal kok. Thanks

    Salam

    Fridie

  21. Mas, saya ke toko kecil yang menjual tabung namanya “COLOMBIA” lantai #1 di pasar glodok dekat penjualan CD bajakan dan porno, saya memutuskan membeli sebuah tabung EL34 EH (electro-harmonix) berlogo orang berambut keriting, harganya Rp.120.000,- ,kata ngkohnya “tabung ini mahal karena baru diimpor dari russia lihat saja ditabungnya tahun pembuatanya adalah 07 11 berarti tahun 2007 bulan November” yah saya percaya2 saja krn saya kangen dengan suara tabung kemudian saya pulang kerumah dan saya menayakan kpd teman saya “mas saya udah beli tabung EL34 sebiji” terus kata teman saya “Kenapa sebiji harusnya matched pair nanti suaranya gede sebelah” ,memangnya bisa gitu mas friedie terus apa saya ditipu oleh penjual tabung tadi ama artinya “matched pair” apaan sih mas maklun saya nggak ngerti bahasa inggris tehnik ?

  22. hehe….matched pair maksudnya anda kalo pake 2 tabung dengan merek dan tipe yang sama Mas Dani, anda beruntung bisa mendapatkan EL 34 EH dengan harga 120rb dengan keadaan baru, harga tsb sudah lumayan murah mas, kalo memang mas Dani nanti udah punya duit lagi ya.. bisa beli lagi Electro Harmonix yang EL 34 EH, sekarang meskipun dipasang dengan merek yang nggak sama juga nggak apa2, soalnya saya sering eksperimen seperti itu juga Mas Dani, jadi nggak akan gede sebelah, hanya karakter musik yang direproduksi aja akan berbeda, si penjula tadi nggak nipu Mas Dani, dia cuma jualan aja karena kita biasanya cari merk tabung dan tipe aja, kalo belinya 2 dengan tipe dan merek yang sama ya pasti matched pair. jd. nggak apa2 kok mas Dani.

    Salam

    Fridie

  23. mas sayakan ngobrol2 sama teman saya,pas saya ngomong soal ampli tabung dia sempat berkata “gue punya tabung nomornya 300b mereknya je-je (JJ) ntu tabung kesayangan gw,gw beli dari gaji PKL 3 bulan, klo ilang apa ancur gw bisa pusing 7 keliling”, memangnya apasih kelebihan tabung punya teman saya sampai ia mengatakan tabung itu barang kesayanganya?

  24. kalo tabung seri VT52 ato biasa disebut 300B memang tabung yang legendaris dan harganya memang cukup mahal, yang 300B merek Dragon buatan china aja satu tabungnya harganya 750 Rb, apalagi yang merek seperti Mullard atau GE bisa sampai 2 atau 3 juta per tabung, tetapi untuk merakit tabung tersebut agar menghasilkan suara yang bagus, harus dengan komponen2 yang bagus juga, seperti Transformator Bertolucci, Paper Resistor, Oil Capacitor, dan lain2. Kalo mas dani mau yaa..paling enggak nabung dulu untuk mulai merakit 300B…hehehe..

    Salam

    Fridie

  25. Mas dani klo saya mau bikin ap tabung lagi, bagusnya rangkaian disambung sis.point-to-point apa PCB atau PCB titik terus soket tabungnya bagusnya mounting ato nemplok di chasis ama boleh nggak saya minta email mas friedie buat konsultasii skema ?

  26. mas dani, sebaiknya untuk skema power atau pre-amp tabung yang paling bagus ya sistem point to point atau tanpa PCB, untuk memasang tabung dan soketnya bisa pake PCB, tp komponen lain sebaiknya point to point aja, akan mengurangi noise dan humming yang dihasilkan transformator, tetapi perlu diingat kabel yang dipakai juga sebaiknya terbungkus rapi, untuk menghindari interferensi antar komponen. Email saya unto3100@yahoo.ca. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  27. Saya mau tanya apakah amplifier tabung itu rentan rusak jika terkena tegangan tinggi???Soalnya saya punya amp dirumah marshall plexi super lead dan sylvania EL 34 peninggalan ayah saya!!!Apakah kedua amp tersebut termasuk amp tabung?
    Apakah cassing tube amp harus terbuka dan dipanaskan terlebih dahulu untuk mendapatkan suhu optimal???

  28. Salam Kenal Mas Willy, Amplifier Tabung pada dasarnya dibangun dengan rangkaian bertegangan tinggi, sejauh yang saya tahu Amplifier Tabung tidak mudah rusak akibat tegangan tinggi atau short circuit, hanya mungkin komponen2 pendukungnya saja yang akan rusak. Marshall Plexi Super Lead, adalah amplifier Gitar dengan power tabung dengan pre-amp tabung 3 x ECC83 dan 4 buah power tabung EL34 dengan maximum power 100 Watt RMS dan Sylvania EL34 adalah jenis tabungnya. Untuk mendapatkan suhu optimal kita tidak perlu membuka case, karena suhu optimal dicapai dari rangkaian yang didesain untuk tabung tersebut, biasanya semakin panas tabung itu, reproduksi output menjadi optimal. Terima Kasih

    Salam

    Fridie

  29. Salam kenal juga Mas Yahya, terima kasih sudah mampir di Blog saya, dan memang “Racun Tabung Hampa” begitu menggugah saya untuk kembali mencari suara2 analog yang notabene sangat khas, terutama yang dihasilkan oleh pre-amp maupun power tabung hampa.

    Sekali lagi terima kasih saya akan segera bergabung.

    Salam

    Fridie

  30. Hallo pak Fridie,
    Salam kenal, saya punya JanPhilips 6922 dua buah, pernah coba bikin CD Buffer nyontek Musical Fidelity, untuk dengerin CD dan MP3 jenis Jazz & Blues tapi rasanya kok kurang analog ya.. kurang “greeng” nggak “nggigit” gitu lah, capasitor sudah Solen. Kalo pak Fridie punya skema alternatif preamp yg jangan gede-gede gainnya karena katanya mu 6922 ini sampe 33 ya, boleh dishare ya pak, nanya sama om Google nggak tahu dia, BTW saya pake amp buatan “Bartem” (bareng temen) pake mosfet murahan, IRF saja, skema amp nyomot di om Google juga (lupa nama webnya, rancangan hobiis Itali), suaranya, lebih dari cukup kalo menurut standar kuping belajar seperti saya.

  31. Salam Kenal Juga Mas Sty, kalo untuk jazz menurut saya bisa pake skema classic E-1 punya jadis untuk pre-amp aja, ato cari rangkaian classic lain punya jadis yang pake 6922, tapi itu juga tergantung selera Mas Sty. Sejauh pengalaman saya, rangkaian dari Jadis cocok sekali untuk musik2 Blues dan Jazz, tapi itu juga tergantung dari Merek Tabung yang dipakai, mungkin JanPhilips 6922 karakternya kurang berat untuk musik2 Jazz, bisa dicoba diganti dengan Amperex 6922 misalnya. Untuk masalah power amp bisa juga menjadi penyebab kurang analognya suara tersebut, kalo bisa cari MOSFET tipe kecil yang cuma 30 watt RMS seperti pake MOSFET yang tipe HRM, atau bisa pake power STK 015 tapi dengan rangkaian dan komponen yang cukup lumayanlah nggak usah bagus2 banget. Kalo boleh tahu E-mail Mas Sty…nanti akan saya coba kirim rangkaian atau skema untuk 6922, soalnya masih harus cari2 lagi di rumah. Terima Kasih

    Salam

    Fridie

  32. Sebetulnya saya pilih Musical Fidelity yang pakai 6922 dulu karena low voltage. Mungkin memang JanPhilips kurang cocok untuk Jazz ya, tapi karena terlanjur punya, lumayanlah untuk experimen. Betul pak, amp saya cuma 25watt, memang cuma Push Pull bukan single ended makanya cuma pake FET type IRF yang bentuknya kayak regulator 7805, katanya sih klas A, memang saat standby saja trafo power sudah cukup panas. Sayang saya tidak nyimpan skema amp ini. Pak Fridie bisa PM saya di sty.pratidina@yahoo.com kalau skema 6922nya sudah ketemu. Salam hormat.

  33. Mas Sty, maksudnya JanPhilips kurang cocok untuk jazz, bukan berarti nggak bisa, tetapi di bagian lain atau dari segi komponen pendukungnya masih dapat dirubah, misalnya dengan mengganti besar kecilnya nilai tahanan pada output sourcenya, atau mengganti capacitor biasa dengan capacitor oil dengan ukuran berbeda akan sangat mempengaruhi hasil akhir untuk pendengaran kita, dan yang perlu diingat adalah istilah “High End” itu terletak pada hasil akhir suara yang dihasilkan sistem bukan murah atau mahalnya komponen atau peralatan yang dipakai. Sebaiknya untuk menambah karakter klas A-nya FET tipe IRF, anda cukup mengganti transformatornya dengan transformator tipe TOROID, untuk yang 2 Ampere harganya sekitar 100 atau 150 ribu-an, dan nanti setelah terpasang akan anda rasakan bedanya pada output yang dihasilkan, JanPhilips anda akan menjadi “Jazz Banget”, silahkan dicoba Mas Sty…hehehe…ini cuma sharing pengalaman aja…thanks..nanti saya PM kalo ada rangkaian baru terutama untuk rangkaian DAC-nya dan filter digital sederhana yang ditempatkan pada kabel RCA. thanks.

    Salam

    Fridie

  34. Mas Friedie, sykan cari rangkaian preamp SRPP diinternet -+25 gambar,tipe tube yang di pake ECC83,6DJ8,ECC82,12AT7,ama ECC88. terus saya coba rangkai pake software EWB/electronic workbench (krn sy blm pnya doku bwt bl lg & exprmt Tb ntu) tapi bwt tube cuma simulasi trioda aja tpenya juga terbatas. Rangkaian tadi diberi inp gel.sinus,seg.3,ama kotak2, VP-P= 1V. Klo saya liat optnya cuma gel.kotak2 yg beda bentuk ama gel.inp. Opt bentuknya hampir kayak gigi gergaji apa ini yg namanya distorsi harmonik ?

  35. iya, bentuk gelombang seperti gigi gerjagi memang merupakan distorsi harmonik, karena memang SRPP didesain untuk mengeluarkan distorsi harmonik, dengan tujuan untuk menambah atau meningkatkan reproduksi output yang khas, biasanya sangat ringan dan melayang, dan apabila digabung dengan power solid state, rangkaian jenis ini bisa dipake untuk mendengarkan lagu2 jaman sekarang dengan irama yang sangat cepat, seperti musik2 speed metal atau progressive metal, apalagi kalo rangkaian tersebut terpasang tabung jenis 6DJ8. Mas Dani rangkaian SRPP ini bisa menjadi salah satu pilihan karena untuk membuatnya cukup murah dan nggak terlalu rumit, cuma kelemahan rangkaian jenis SRPP ini membutuhkan dukungan dari banyak transformator untuk mencapai distorsi harmonik yang diinginkan. terima kasih

    Salam

    Fridie

  36. Oh..gitu mas, saya kira osiloskopn/gen.sinyalnya yang error.bisa jadi sis.kayak gini ya mas yang buat suara musik yang lepas (caass..) & bisa kedengeran dari jarak jauh tapi nggak bikin pekak telinga. Terus mis saya mau bikin amp PP pake 6l6 yg kemarin SE (klo doku banyak) di skema trafo Optnya 5K:8 Ohm PP itu maksudnya hambatanya 5K antara B+ (CT) ama plat ato 5K antara plat ama plat (ujung2) mas Friedie?

  37. kalo dari rangkaian 6L6 dengan skema trafo 5K:8 Ohm maksudnya adalah hambatan 5K antara B+ (CT) sama plat. Mas Dani sebenarnya nggak usah terlalu tergantung pada generator sinyal atau oskiloskop, soalnya kebanyakan suara yang bagus atau high end dihasilkan dari coba2..hehehehe, jadi tinggal Mas Dani bereksperimen dengan nilai tahanan, kapasitor atau komponen2 lain yang menurut Mas Dani akan berpengaruh pada reproduksi suara, sampai anda menemukan reproduksi suara yang Mas Dani inginkan. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  38. Hehehe setuju banget….. seringkali bentuk gelombang yang digambarkan osciloskop sebagai “bagus” malah tidak kedengaran “bagus”….. Dan yang nggak kalah penting, “bagus” buat seseorang belum tentu “bagus” buat orang lain karena tanggapan frekwensi telinga orang per orang bisa beda. Secara umum memang 20Hz-20Khz, tapi pada frekwensi tertentu seseorang bisa saja lebih sensitif, sehingga bunyi “teng” bagi seseorang, bisa saja berarti “tuueeng” bagi orang lain. Belum lagi soal usia, pengalaman, selera musik dan banyak lagi. Rumit memang!.

  39. iya memang mas dani, soalnya tergantung selera kita dalam mendengarkan musik, oleh karena itu setiap saya menyarankan kepada temen2, saya pasti tanya mereka suka musik apa, karena akan berpengaruh juga terhadap rangkaian maupun setting suara yang akan direproduksi. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  40. biasanya kalo tabung yang bekas, bisa dilihat dari hasil pembuangan emisi, ada yang dibawah, disamping, maupun diatas. Kalo tabung itu memang benar2 baru, tabung itu masih bersih sekali tanpa sisa2 emisi.Tapi kalo tabung itu bekas, biasanya buangan emisi itu terlihat biasanya berwarna silver gelap atau bahkan hitam, tingkat ketebalan buangan emisi itulah yang nantinya dijadikan sebagai patokan bahwa tabung itu masih bisa digunakan, dengan satuan persen biasanya. Beberapa toko memang menjual tabung yang sudah pernah dicoba atau diuji, disana biasanya tingkat emisinya masih memiliki sekitar 80 atau 90 % emisi, jd nggak usah terlalu khawatir dengan tabung bekas, saya juga pernah membeli tabung2 bekas di pasar loak, dari sebuah radio telefunken tahun 1966, dan setelah saya teliti dan saya coba ternyata masih bisa bekerja dengan baik, meskipun emisinya tinggal sekitar 50 atau 60 %. Terima kasih

    Salam

    Fridie

  41. Toshiba 12AT7 karakter-nya seperti kebanyakan karakter tabung jepang yaitu sangat “clean” dan suara cenderung terang atau “bright”, Hi-S adalah sebutan untuk tabung itu sama seperti sebutan “Baby blues” untuk Amperex 12AX7 produksi tahun 1964, sejauh yang saya tahu Hi-S adalah taung toshiba dengan karakter paling terang dan cocok untuk musik2 jazz yang cenderung fusion dan punya beat yang cepat seperti lagu2-nya Casiopea. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  42. buat sedulur sedulur bisa bantu saya dimana toko alamat yang jual trafo teroid minimal 10 ampere aku mau buat exciter pemancar fm kalau ada uyang rela bantu saya bisa hubungi saya di :pemancarkoe@yahoo.com baik di surabaya atau jakarta sukur alamat lengkap serta no telp nya matur nuwun.

    antony maluku

  43. Permisi mas Friedie, sayakan pesan OPT 5k+ul buat PP kok saya ukur pake multitester hambatanya cuma 108 ohm bukan 5k ohm, apa saya ditipu teman saya mas?

    Buat mas Antony coba deh ke glodok baru (naik busway BlokM-Kota) deket emperan yang jualan CD bajakan & porno cari toko trafo ant. lain = M.S. Electronic Parts Blok B No.86 (Tel: 0216241472 – 0216268930), H.S Electronic Parts Blok B-151 (Tel: 0216292872 , Fax: 0216268602). Mudah2 bisa bantu mas Antony.

  44. Mas Dani, biasanya untuk mengetahuinya dicoba pada rangkaian dulu, mungkin teman anda tidak menipu, memang untuk mengetahui hambatan yang pasti biasanya temen2 saya dicoba dengan rangkaian dan baru akan diketahui hambatan pastinya, memang kalo diukur langsung kadang2 lebih kecil dari nilai hambatan yang sebenarnya.Silakn dicoba dulu Mas Dani.

    Salam

    Fridie

  45. Maap Mas, denger2 kata teman saya klo bikin amp PP suaranya emang ngejreng emang pas buat maen gitar listrik ato maen band tapi vokal-nya suka ketiban ama instrumen musik kayak gitar ato drum terus klo vokal-nya keras suaranya kayak orang lagi ‘triak’ nggak semelow amp SE yang suaranya lebih indah,manis,&lembut,
    Tapi nada bass-nya nggak padet alias nggak nendang. Nah.. krn itu nawaitu bikin amp PP jadi kendor. Emangnya kata teman saya betul ya mas Friedie?

  46. Memang kedengarannya begitu mas Dani, nada bass pada rangkaian PP kelihatannya memang kurang nendang, tapi bisa disiasati dengan menggunakan speaker dengan karakter bass yang bagus seperti speaker untuk mobil yang dilengkapi double magnet, atau dicoba mencari tabung dengan karakter bass yang lebih menonjol seperti TELEFUNKEN, jadi nggak usah takut nggak keluar bassnya kalo memang ingin bener2 bikin amplifier tabung PP. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  47. Mas Friedie,sayakan pernah ditawarin tabung seharga Rp.180.000,- oleh penjual tabung di glodok seingat saya yang bungkusnya warna kuning tulisanya “bugle boy” & gambar bungkusnya bohlam lagi tiup trompet tapi saya lupa mereknya kira2 itu tabung karakter bassnya kuat ngak mas buat speaker aktif biasa terus kira2 itu tabung merek & asal negaranya dari mana ya mas?

    Wassalam

  48. Kalo nggak salah “Bugle Boy” itu punya Amperex, tabung tersebut memang bagus tapi mungkin karakter bass-nya nggak terlalu kuat, tapi kalo memang Mas Dani tertarik dibeli aja, karena tabung tersebut merupakan tabung yang langka atau “rare” dan banyak dicari orang karena karakternya cocok untuk musik2 Blues, dan bass-nya pas sekali untuk musik2 seperti itu meski bass-nya nggak terlalu menonjol. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  49. Salam kenal pak Fridie,

    Sekarang saya sedang mencoba bikin efek distorsi untuk gitar dg basis tabung.yang ingin saya tanyakan :
    – apakah tabung 12AX7 bisa diganti dengan tipe tabung lain seperti EL 34 EH,Toshiba 12AT7 ,ECC82,dsb..apabila saya tidak menemukan 12ax7.apakah sama karakternya?
    – diamanakah saya bisa membeli tabung seconhand dg kadar emisi yg masih lumayan?terutama kalo cari di glodok,di toko mana?(fyi: saya dari bandung)
    – kira2 berapakah harga tabung yang second?
    – apakah di glodok banyak juga yang menjual transistor germanium dan diode Germanium?

    maaf pak kalo pertanyaan nya banyak sekali.terima kasih atas waktunya
    salam. arry.

  50. Salam Kenal juga Mas Arry…

    – kalo tabung 12AX7 bisa diganti dengan tabung lain tapi dengan tipe yang hampir sama misalnya 12AT7 atau ECC82, dan tidak bisa diganti dengan EL 34 EH karena memang operanting voltage dan socketnya berbeda, masalah karakter tidak akan sama, karena setiap merek tabung biasanya membawa karakter yang berbeda, misalnya Toshiba 12AT7 karakternya cenderung clean dan kurang cocok untuk distorsi, sebaiknya gunakan tabung rusia atau inggris untuk efek2 distorsi seperti itu, misalnya GE 12AT7 atau ELEKTRO HARMONIX 12AX7…

    – harga tabung second tergantung tipe-nya kalo 12AX7 yang baru yang buatan GE disana kira2 berkisar 100-ribuan, kalo seken bisa sekitar 50 atau 60-ribuan…kalo masalah tokonya di glodok banyak sekali, anda tinggal jalan aja disana…pasti ketemu

    – transistor germanium dan diode germanium masih banyak dijual juga di Glodok, dan mungkin harganya yang saya kurang tahu..

    Terima Kasih

    Fridie

  51. Bener,Tabung miniatur/pre-amp kayak 12xx7/ECCxx/6xx7 emang gak bisa diganti ama tabung power kayak 6L6,EL34,KT88,karena arus bias&filamen tabung power jauh lebih gede daripada tabung miniatur & biasanya jenis tabung itu gak sama, contoh: 12AT7,ECC82,6SL7 =Trioda punya 1 kisi (klo transistor= basis) 6L6,KT88=Tetroda punya 2 kisi terus EL34,6BQ7=Pentoda punya 3 kisi.Jadi EL34 gak bisa bwt ganti 12AT7
    yg 1 kisi,tapi klo diganti 6SL7 yg model soketnya sama kayak EL34 bisa klo soketnya diganti jenis oktal

  52. -ohiya mas friedie sayakan coba pasang trafonya di amp-SE emang sih suara yang keluar lumayan enak tapi setelah sejam trafo itu memanas terus kecium bau semacam plastik yang bikin pusing kepala. Apa itu berarti teman saya bener salah bikin trafo ya mas?

    –Klo transistor & dioda germaium coba cari ke toko ‘OK electronic’ disitu saya biasa beli dioda 1N4148,2SB178,2N3053,transistor foto,sampai mikrokontroler AT89S52 .

    Wassalam.

  53. Mas Dani, biasanya kalo trafo-nya masih baru memang biasanya tercium bau seperti itu, tetapi nggak ada salahnya kalo coba dicek lagi tegangannya, barangkali ada yang over voltage….tp kalo nggak berarti trafo tersebut normal2 aja..

    Salam

    Fridie

  54. dulu memang masih ada vacuum tube yang asli buatan indonesia, dan sisa2 pabriknya masih ada di malang, kalo nggak salah mereknya RALIN….dan under licensed of Philips, NV, Belanda….kalo buat dengerin keroncong atau musik2 rakyat memang tabung hampa adalah “jago”-nya, semua instrumen seperti kendang ataupun gamelan akan direproduksi dengan sangat jelas, terutama untuk suara2 middle seperti sitar dan instrumen background lainnya akan terasa “jumped up”. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  55. Maaf mas Friedie,kenapa ya kalo tabung baru enak didenger kira2 +- 30 menit-1 jam abis dihidupin, terus tabung power spt. 6L6 kalau filamenya sudah panas kenapa kok ngeluarin cahaya pendar (bukan cahaya pijar filamen) kayak lampu neon, berwarna putih di bagian dalam plate dan bewarna biru violet di bagian dalam gelas (bulb)?,apa hal itu bisa ngaruhin suara? apa memang teganganya over ato itu normal ya mas?

    Wassalam

  56. Mas Dani, kalo kasus seperti itu biasanya ada sedikit kelebihan tegangan, terutama tegangan yang digunakan untuk menyalakan filamen, dan jelas akan sangat berpengaruh terhadap suara, karena dengan tegangan yang tinggi, suara akan lebih bagus karena tegangan yang dihasilkan maksimum, yang palig ditakutkan adalah umur tabung menjadi pendek dan emisi akan cepat habis. Oleh karena itu sebaiknya Mas Dani mencoba mengurangi jumlah tegangan, terutama untuk filamen, nggak apa2 nggak usah pake operational voltage yang Class A, cukup bermain di Class B atau AB, sehingga umur tabung menjadi lebih panjang dan komponen-komponen pendukung menjadi lebih ringan kerjanya. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  57. Maksudnya kelas A itu Triode mode, kelas AB itu Ultra Linear mode, dan kelas B itu Penthode mode ya mas? Maaf mas saya nggak ngerti maksud mas.

    Wassalam…

  58. Yang dimaksud dengan kelas A, AB dan B adalah tegangan referensi atau tegangan operasional yang dipakai untuk memaksimalkan power pada Tabung Power maupun IC, katakanlah Tabung mampunyai tegangan operasional 100 Volt, dan anda memilih untuk memakai tegangan maksimum, dan tabung akan bekerja pada level maksimum (Class A) dan menghasilkan reproduksi output suara yang maksimum juga dan biasanya lebih disarankan seperti ini, tetapi pemakaiannya yang harus dibatasi karena umur dari tabung akan cepat berkurang atau emisi-nya habis. Tetapi jika anda memilih untuk tidak memakai tegangan itu sampai maksimum katakanlah cuma 50% dari tegangan operasional yang disarankan (Class B) maka umur tabung menjadi lebih panjang, dan tabung tidak akan menyala terang karena tegangan yang dipake memang tidak penuh. Jadi inilah pemahaman tentang Class A, B maupun AB. Semoga dapat dimengerti. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  59. Sama-sama mas Arry, maaf saya taunya toko itu di glodok klo maw coba cari lagi deh di jalan kembang sepatu (depan proyek senen) nama tokonya ‘Dian Electronic’ di situ ketika saya masih STM suka beli komponen&kit rangkaian elektronik khusus untuk pelajar, harganya lebih murah meriah ketimbang di glodok & bisa menawar ato maw cari yang 2-an coba ke pasar poncol jalan dikit dari kembang sepatu lewat stasiun senen. mudah2-an bisa bantu mas Arry

    Wassalam

  60. Terima kasih mas friedie saya udah ngerti..terus saya liat di lembar data 6L6(Svetlana), sis.single ended triode mode ternyata bener maks tegangan yang dipake cuma 250V sedangkan yg saya ukur di amp 340V (Vpk) itu emang xtra over,pantes tetes air di bulb langsung mendidih&menguap, kira2 kalau saya biarin,umur tabungnya kuat berapa jam mas? Soalnya klo saya turunin teganganya, suaranya jadi kurang keras, bassnya ngga dalam&kurang eksis. terus tabung yang simbolnya ra itu buatan dalam negri ya mas?

    Wassalam

  61. dari tegangan yang cuma 250V menjadi 340V berarti anda sudah berada di class AA, karena memang anda memaksakan tegangan yang lebih besar, kalo dipkasa kira-kira umurnya mungkin cuma 50% dari umur normal tabung itu, Mas Dani. Masalah berapa jam-nya akan berbeda-beda untuk tiap merek tabung. Memang kalo tegangan operasional diturunkan akan berakibat pada hilangnya detail suara dan power yang dihasilkan, sehingga terasa kurang tenaga, tapi biasanya bisa disiasati dengan memakai speaker dengan diameter yang lebih kecil, misalnya anda coba memakai speaker 4 inch, yang terdiri dari woofer dan tweeter dome, mungkin anda akan memperoleh nuansa lain dari karakter suara yang dihasilkan amplifier tabung tersebut. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  62. O iya, masalah simbol Ra yang tertera pada tabung, kalo memang tabungnya punya Philips, berarti tabung tersebut memang dirakit dan diproduksi di dalam negeri, kalo merek lain saya kurang tahu, yang jelas Philips adalah satu-satunya perusahaan yang pernah memproduksi tabung di Indonesia ini. Terima kasih

    Salam

    Fridie

  63. Permisi mas, maaf mas klo dari telinga saya speaker yang mas maksud kebanyakan yg dijual di daerah saya itu menang dikeren-nya aja tapi suaranya -maaf- kayak suara mainan plastik(ecek2) kecuali spk yg lumayan bagus spt Boston prestige,Audax,Polytron; itu aja saya susah carinya&lumayan mahal lagi.

  64. Jadinya saya pake spk woofer bekas spk aktif Polytron(type lama)&untuk tweeternya; saya pake spk bekas TV Sanyo 14”. Buat saya 2-2-nya itu emang udah bekas tapi cukup effisien,bassnya ngga berbuntut(dalam) lebih bagus dari pd yg dijual dipasaran. Jadi gimana ya mas milih spk yang suaranya bagus&high efficient(cocok buat amp tube <10 watt) yang banyak dijual dipasaran luas?.

    Wassalam…

  65. Jadinya saya pake spk woofer bekas spk aktif Polytron(type lama)&untuk tweeternya; saya pake spk bekas TV Sanyo 14”. Buat saya 2-2-nya itu emang udah bekas tapi cukup effisien,bassnya ngga berbuntut(dalam) lebih bagus dari pd yg dijual dipasaran. Jadi gimana ya mas milih spk yang suaranya bagus&high efficient(cocok buat amp tube <10 watt) yang banyak dijual dipasaran luas?.

    Wassalam…

  66. Oh iya, dari penggalaman saya dengerin lagu jazz&lagu2 jepang; klo pake tabung Toshiba; suara paling keluar itu vokal yang rada bulat, piano,biola&gitar tapi nggak jago di saxsophone,cyimbal&cello kecuali klo pake tabung EH tapi tabung ini vokalnya nggak bisa bulat. Apa ini ya yg namanya karakter. Terus klo suara piano,biola&gitar serasa didepan mata& warna suara masing2 alat musik sangat dapat dibedain apa yg ini dimaksud jumped out itu mas?

    Wassalam

  67. Mas Dani, biasanya speaker atau tweeter yang terpasang di TV lama kualitasnya memang cukup bagus, dan woofer dari speaker aktif polytron juga nggak apa2 kalo mau dipake, dan kayaknya cukup representatif untuk membuat sistem yang murah, atau kalo Mas Dani mau cari speaker yang cukup bagus bisa beli Audax yang 6 inch aja lah jd nggak terlalu mahal, dan suaranya pun lumayan karena memang Audax adalah rancang bangun seorang insinyur audio indonesia yang terkenal yaitu Chandra Ghozali, di rumah saya pake speaker mobil lawas merek Massive dan itu juga kalo bisa dapet sekenhen harganya nggak terlalu mahal juga, dan suaranya pun bisa diandalkan terutama di bass dan treble-nya, di wilayah middle masih bisa toleransi juga tergantung tabung yang kita pake juga.
    Selanjutnya, kalo anda sudah paham dan mencoba mendengarkan dari beberapa lagu, ya itulah yang namanya “karakter” yang dimiliki tabung itu Mas Dani, dan kalo reproduksi suara yang keluar begitu jelas dan mudah untuk dibedakan berarti memang sistem anda sudah bisa menghasilkan suara yang “jumped out” memang, disinilah yang saya maksud bahwa high-end bukanlah pada murah atau mahalnya sistem yang dipake tetapi lebih kepada hasil akhir dari reproduksi suara itu. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  68. Apa kabar Pak Fridie,..
    Setelah membaca tulisan2 di atas akhirnya saya jadi tertarik juga untuk membikin power amp tabung.kalo boleh saya tau dimanakah saya bisa mendapatkan rangkaiannya di internet? maksud saya di website apa? terutama untuk pemula sperti saya yang belum pernah membikin audio tabung.
    klo misalnya source-nya saya memakai kaset player, bagaimanakah kualitas suara yang dihasilkan bila hanya memakai power amp tabung aja tidak memakai pre-amp?

    terima kasih atas jawabannya.

    arry.

  69. Apa kabar juga Mas Arry, kalo memang mau mencari rangkaian untuk power maupun pre-amp tabung di internet, anda cukup cari di GOOGLE dan ketik “tube power schematic” atau “tube pre-amp schematic” dan anda akan mendapatkan banyak gambar disana, dan website-nya banyak sekali atau bisa dicari dengan “tube amplifiers schematic for beginners”. Apabila source yang dipake dari Player Cassette kualitas suara menjadi bagus juga dan tergantung juga dari player cassette yang anda pakai, biasanya di Player Cassette Deck sudah dilengkapi pre-amp jadi langsung diumpankan ke power amp tabung bisa juga dan suaranya bagus juga kok. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  70. Permisi mas friedie, Terimakasih mas ntar saya cubak lagi cari speaker AUDAX-nya mudah2-an saya bisa nemu barangnya & membelinya. Truz ngomomg2 soal tabung telefunken sayakan pergi ke pasar loak namanya pasar poncol Jl. kali baru timur gang.5 di samping stasiun senen jakarta pusat cubak deh mas maen + berburu tabung kesini naik kereta ke stasiun senen dari malang bisakan mas . disitu saya menemukan toko/lapak yang menjual tabung bekas sampai yang baru(cuci gudang)atau dari pemulung diglodok. Nama tokonya “BANGUN elecronic”, di toko itu saya menemukan merk2 tabung yang udah langka kayak Raytheon , Mulard ,telefunken ,valvo , rca , ge ; tapi yang banyak di pamerin/dijual sih yach… tabung jepang… kayak toshiba,nec,matsushita,hitachi,sharp. Kayaknya yang bermerek bagus diumpetin sama tukangnya. tapi entah kenapa tukangnya mau kasih tabung2 itu dengan harga yang jauh lebih murah dari harga standar untuk sebuah tabung yang langka jadinya saya langsung membeli beberapa tabung dengan total keseluruhan dibawah 300ribu yaitu 2 biji tabung power triode 811A (RCA) + bonus tabung 5751 dobel triode (Hitachi)(semuanyanya NOS) dan harga totalnya Rp.185ribu esoknya saya beli tabung 12ax7a (NEC)(NOS) (Rp.15ribu) dan saya sudah menyimpan/memesan beberapa tabung ama tukangnya yang bakal saya beli yaitu: Telefunken EL504 (bekas emmisi 75%)(Rp.45ribu),Raytheon 6c5(NOS)(Rp.50ribu),ge 5751(NOS)(Rp.20ribu),Brimar(NOS)(Rp.20ribu). Terus kira2 tabung yang saya beli & pesan itu udah cukup murah belom mas, terus gimana mas yang tabung dijual di toko itu “rare” rada gede nggak mas?

  71. Iya Mas Dani, rencana saya memang kapan2 kalo ada waktu saya mau maen2 ke Jakarta, sambil berburu tabung gitu, dari malang biasanya saya kalo kesana pasti turun di stasiun senen. Dan tabung2 yang rencana anda beli memang cukup murah dan cukup “rare”, terutama Telefunken dan Raytheon apalagi Brimar (British Marine), dan tabung2 itu sangat berkarakter juga bagus, setelah anda coba mungkin anda makin senang berburu tabung langka. Kalo bisa dan ada dana, anda cari Mullard dan Valvo seri 12AX7 atau 12AT7 masing2 sepasang, karena tabung2 itu sangat bagus baik dari segi suaranya maupun karakter middle-nya, itung2 untuk koleksi dan ganti2 karakter suara. Sekali lagi anda sudan menemukan toko dengan tabung langka dengan harga yang bisa dibilang “sangat murah” Mas Dani. Terima kasih, selamat berburu…hehehehe.

    Salam

    Fridie

  72. Alamdulilah!!! Mas Friedie, saya senang sekali hari ini!!! karena kemarin sore saya dapat membeli 2 biji tabung EL803 (equivalent-nya EL84)(maaf bukan EL504 & harganya bukan 45ribu tapi 25ribu per tabung)mereknya Telefunken dan 2 biji tabung brimar;yang satu ECC82 short plate (bekas, -+ emmisinya 85%)& yang satu lagi 12AU7 long plate (NOS)masing2 harganya sama yaitu 20ribu itupun klo saya jago nawar mungkin bisa sampe 15ribu. jadi sisanya tabung yang saya udah pilih tinggal 5751 (GE), 6C8G (Raytheon), 12AT7 (Hitachi).

    Maaf.. Mas Friedie, klo bisa (“klo bisa lho”)jangan entar-entar kesini…,mumpung belum ada kolektor yang memborong tabung2 itu klo pun udah diborong mas bisa mesan tabung yang diinginkan (tapi jangan tabung yang saya sebutin diatas)lewat telefon tapi setiap minggu harus calling tukangnya kanrena klo nggak ditelefon sering2, tabung yang mas pesan bakal dibeli orang lain kolektor(tubelover)/orang yang suka bikin pemancar radio (ngebrik!!))tentunya dengan bayaran lebih tinggi dari yang mas tawarkan.

    nama tukangnya: “Pak. Dayat” No.telefonya: 02198404968 (Bakrie telefone) bilang aja “saya temanya yang pernah beli 2 Biji tabung EL803 Telefunken”. Dia pasti tau saya…

    Mudah2 bisa bantu mas Friedie..,saya tunggu kabarnya di jakarta dgn perantara pak Dayat..

    Wassalam…

  73. Wah…ok mas Dani terima kasih banyak, nanti saya coba hubungi Pak Dayat dan tanya dia punya apa aja, sekali terima kasih banyak atas info-nya mas Dani.

    Salam

    Fridie

  74. Halo mas dani, saya tertarik baca postingan anda yang terakhir. tentang yang jual tabung di pasar poncol. kalo di ijinkan, bisa gak saya mengontak yang namanya Pak Dayat ? klo bisa terima kasih banget !

    thanks
    arry

  75. Hallo juga mas Arry & sama2 mas Friedie, mas Arry ngontak aja nggak apa2; saya bisa kok ngontak pake HP. Emang… saya maw share info ama mas2 sekalian. Mas Arry domisilinya di jakarta kan mas? klo ia, langsung aja datang ke toko/lapaknya sambil cari2 barang2 yg lain masih berguna.
    Ciri2 tokonya; ada lemari pamer yg isinya tabung hampa bentuknya kayak botol jin tapi sudah rusak jd cuma pajangan,ada wadah isinya tabung2 kecil&komponen2 elektro yg lain. O-ia Klo kesana hati2 krn banyak COPET!!!
    Wassalam

  76. Selamat malam pak, perkenalkan nama saya siswanto, saya di Malang.

    Saya senang sekali bisa membaca blogs ini.

    Saya sangat senang mendengarkan musik-musik Jazz. Selama ini saya mendengarkan dengan AV Denon AVR1705. Sudah lama saya menginginkan membuat Amplifier Tabung, Bahkan saya sudah punya 2 buah tabung GE 807 dan juga beberapa tabung kecil type nya saya lupa.

    Saya berencana sehabis lebaran ini membuat amplifier tersebut. Tetapi saya kesulitan mencari trafo trafonya. Baik untuk pre-amp juga amplifiernya. Juga elco – elconya.

    Ketika saya mencari informasi ada yang bisa membuatkan tetapi harganya mahal sekali 1,2 jt untuk sebuah trafo output.

    Mungkin bapak bisa memberikan informasi dimana bisa mendapatkan trafo yang bekas dan murah.

    Terima kasih

  77. Terima kasih Pak Siswanto, udah mampir di blog saya, memang trafo output tidak mudah untuk cari disini, kalo memang ada waktu bapak bisa pergi ke pasar Genteng surabaya, disana banyak jual trafo output dengan harga yang sangat bervariasi mulai dari 500rb sampe yang jutaan, beserta elco-nya juga, kalo di Malang memang agak susah pak, kadang2 saya pergi ke pasar comboran pada hari Minggu sekedar untuk liat2 dan cari Elco yang aneh2, dan biasanya ada juga elco2 merek Mallory dan lain2. Dulu saya punya kenalan seorang wanita tua yang pekerjaannya bikin trafo output khususnya untuk keperluan amplifier tabung, namanya Bu Kim, tp sekarang saya sudah kesulitan mencari orangnya, tp biar saya coba dulu cari informasi nanti bisa saya sharing dengan bapak. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  78. Halo pak fridie,apa kabar…

    Sebelumnya saya mo ngucapin minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin.
    pak, saya mau tanya: saya kebetulan menyukai musik-musik jadoel. classic rock (grand funk,led zeppelin,deep purple,the cream, hendrix,dll) dan juga saya mengkoleksi kaset2 produk YESS. grupnya macem2 tapi kebanyakan beraliran art-rock 70an.seperti genesis,pink floyd, king crimson, jethro tull,iron butterfly,Yes, yaa yang seperti2 itulah..band-band 70an dan 60an. pertanyaan saya,kalo saya ingin membuat pre-amp atau poweramp, tabung apakah yang mesti saya beli supaya ketika mendengarkan musiknya tuh bener2 keluar.bener bener kerasa “sound jadoel”nya..hehe..

    thanks tuk jawabannya…sukses selalu..

    arry.bandung

  79. Terima kasih Mas Arry, kebeteluan selera mas Arry sama dengan saya, yaitu musik progressive tahun 70’an, yang harus disiapkan untuk memulai membuat pre-amp maupun poweramp itu sendiri adalah rangkaian yang pas untuk mendengarkan musik2 tersebut, dari pengalaman saya rangkaian tipe single ended dan push pull cocok untuk musik-musik tersebut, terutama jika diterapkan di pembuatan pre-amp atau poweramp, saran saya sebaiknya mencomot dari rangkaian2 buatan Jadis atau AudioNote, karena suara reproduksi untuk musik2 jenis seperti itu sangat nyata, tinggal nanti baru berpikir untuk masalah tabung2 yang dipakai, karena juga akan mempengaruhi karakter suara itu sendiri, yang cocok untuk musik2 diatas memang sejauh pengalaman saya adalah tabung2 buatan inggris, GE atau Amperex kalo bisa memang pake Brimar serta tabung2 jerman juga bisa, kemudian juga speaker yang dipakai sebaiknya maksimal pake loudspeaker 8 inch dengan tweeter dome, atau kalo bisa nemu juga bisa pake loudpseaker 8 inch yang full range. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  80. Selamat I’dul Fitri bwt Mas2 sekalian(khususnya tuan rumah) maafin saya klo ada salah kata..

    Ngomong2 lagu jebolan tahun 60-70an,saya hobby sekali dengerin lagu2 dari kaset kayak: THE BEEGEES,THE BEATLES,SCORPIO, TOM JONES & ENGELBERT HUMPERDINCK ama DEEP PURPLE. Kebetulan saya udah punya 2 biji tabung Brimar yang udah saya sebutin dikomentar sebelumnya,masalahnya salahsatu tabungya emmisinya tinggal 2/3 dan speknya beda. Bagimana mas biar matcing dgn tube yg 1 lagi biar enak dengerin lagu2 itu

    Wassalam

  81. hehehe…Mas Dani, untuk lagu2 seperti diatas nggak perlu tabung yang matching kayaknya, tinggal memperbesar atau memperkecil resistor yang ada di rangkaian filamen, atau bereksperimen dengan kondensator-nya untuk mencari suara yang pas, biasanya untuk mendapatkan “overload” pada lagu2 jenis seperti itu bisa memperbesar nilai resistor-nya aja pada bagian keluaran dan di bagian filamennya. silahkan dicoba Mas Dani. Terima kasih, Selamat Idul fitri, mohon maaf lahir bathin, bila ada salah kata maupun perbuatan.

    Salam

    Fridie

  82. sore mas Fridie
    Isi blog nya bener2 bagus nih
    terutama bagi saya yang pengen punya tube pre-amp

    Kalo mau buat tube pre-amp entry level perlu budget brapa ya
    Kalo dibandingkan CD Player vs Cassette Deck memang enak mana didengar

    Makasih infonya

  83. Selamat sore juga Mas Berry, terima kasih udah mau liat2 blog ini, kalo mau buat pre-amp yang untuk pemula atau entry-level, terutama rakitan sendiri dengan asumsi semua komponen sudah tersedia kurang lebih butuh biaya sekitar 400 sampe 500 rb-an, sedangkan untuk pemula anda dapat juga membeli merek2 cina yang sudah jadi di Glodok dengan kisaran harga sekitar 800 rb sampe sekitar 1.5 juta, dengan kualitas yang lumayan, dan juga tergantung power yang anda pake untuk driving tube pre-amp-nya. Secara umum tergantung juga dari player yang dipake mas berry, masing2 punya kelebihan, kalo CD player dengan player yang cukup bagus suaranya sangat bagus dan tanpa cacat noise tetapi kadang2 pada pada frekwensi tertentu akan muncul juga jitter digitalnya, sedangkan player cassette deck memang terasa lebih “analog” dengan resiko noise yang timbul karena faktor pita kaset sendiri atau masalah mekanis pada player kaset-nya, kalo memang mau player cassette deck sebaiknya cari yang Auto Azimuth sehingga dapat menyesuaikan posisi kaset. Masalah enak atau tidak enak tergantung selera memang, kalo pengen lebih bersih dan clear bisa pake CD player, dan kalo cari yang lebih “analog” dan suaranya lebih tebal bisa pake cassette deck. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  84. Permisi mas Friedie, maksudnya ngerubah pot di rangkaian regulator buat filamen (LM317) ato buat rangkaian regulator lagi buat masing2 tube ya mas?

    Ngomong2 PSU Klo saya browsing di internet, kok banyak rangkaian tube yang masih pake rectifier tube (5U4,5R4,EZ81) memang kelebihanya apa mas daripada pake rectifier solidstate (1N4007)?
    Bukanya harganya lebih mahal,boros listrik(filamen) dan gampang pecah

    Wassalam

  85. Yang saya maksud adalah cuma merubah nilai pot di rangkaian regulatornya, memang kalo bisa buat rangkain regulator lagi buat masing2 tube. Tapi sebaiknya dicoba dulu rubah pot di rangkaian regulatornya. Pemakaian rectifier tube biasanya akan menambah tebal reproduksi suara yang dihasilkan dan memang kelemahannya lebih mahal dan boros listrik, atau bahkan memang sering sekali pecah, biasanya pemakaian rectifier tube ini untuk amplifier tabung yang dibuat khusus untuk mendengarkan lagu2 dengan vokal dan instrumen yang tidak terlalu cepat, tetapi kalo anda memang lebih cocok dengan memakai solid state rectifier juga nggak apa2, karena lebih stabil juga dari sisi supply listrik, cuma kadang2 solidstate kalo udah “setengah mati” kita juga susah untuk mengeceknya, dan berpengaruh besar terhadap stabilitas output suaranya. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  86. Makasih info nya mas Fridie
    Maksudnya komponen tesedia itu gimana mas ? Budget 400 – 500 ribu tidak termasuk tube-nya kah ? Rencananya mau di drive pake ampli Technics (belinya tahun 1991 hehehe…) hybrid gitu lah
    Saya kok ngga begitu suka produk Cina ya
    Ada toko referensi ngga di Surabaya
    Pengalaman saya hanya mendengar cassette dan cd saja. Belum pernah dengar PH. Memang CD suaranya jernih cuma ada yang hilang sepertinya terdengar di kuping walau pake CD 24 bit sekalipun. Kedengarannya kaku gitu.

    Salam

  87. Maksud saya dengan komponen tersedia, adalah komponen2 yang dibutuhkan sudah ada di pasaran atau di toko2 elektronik di sekitar tempat anda, budget 400 atau 500 ribu sudah termasuk tube-nya 2 biji untuk pre-amp. Terus terang saja saya juga kurang suka dengan produk Cina, terutama amplifier, di rumah saya juga pake amplifier JVC (tahun 1986) dan Pioneer (tahun 1977) dengan tambahan pre-amp tabung buatan sendiri atau DIY. Di Surabaya tempat yang paling banyak menyediakan komponen2 tube memang masih Pasar Genteng, dan disana harganya juga bervariasi, juga ada yang menual tabung2 second hand. Memang CD kalo didengarkan dengan system yang kurang tepat menjadikan beberapa bagian frekwensi akan hilang dan terkesan suaranya “digital” sekali, untuk mereproduksi suara dari CD perlu peralatan yang tepat seperti DAC yang bagus, Pre-amp maupun Amplifier Tube, Player atau CD transport yang bagus, dan kalo bisa speaker yang bagus juga. Demikian halnya dengan kaset ataupun PH, akan terasa suara analog-nya dengan system yang tepat dengan dukungan pre-amp maupun power tube. Cuma kalo memang ingin coba-coba dulu pake kaset juga nggak apa2 dengan Tape Deck yang cukup lumayan, dan banyak juga dijual second hand di Pasar Genteng, juga turntable untuk PH. Selamat mencoba. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  88. Malam mas Fridie
    Makasih infonya
    Mengenai tabung seken, bagaimana kita tau emisi-nya tinggal xx% itu ya?
    Ampli technics saya itu dulunya beli satu set (cassette deck, ampli, equalizer, dan speaker –closed box– ). Saya jengkel sama CD Player Cambridge (DAC nya Burr Brown kalo ga salah). Benar mas Fridie, kedengaran terlalu digital. Padahal si Cambridge dah support 24 bit dan pakai CD 24 bit pula. Ada ga ya rangkaian2 buatan Jadis atau AudioNote yang entry level :) sebab arah seleranya akustik dan jazz. Ada speaker (bookshelf)referensi ga mas ?
    ga terlalu banyak pertanyaan-nya kan mas hehehe….

    tuvm

  89. Santai aja Mas Berry, sebenarnya CD Player Cambridge dengan DAC Burrow Brown, sudah cukup representatif untuk memainkan musik dari CD audio, dan kayaknya tinggal nambah pre-amp tabungnya mas, untuk menghilangkan kesan digital tersebut. Untuk mengetahui pasti emisi tabung tinggal berapa %, memang sangat sulit untuk dilihat secara fisik, biasanya perlu dicoba dulu, tetapi penjual2 itu jarang sekali yang nipu kok, terutama di Pasar Genteng, soalnya saya beberapa kali beli tabung sekenhen di sana. Mengenai rangkaian untuk Jadis atau Audionote, bisa anda dapatkan di internet mas, mudah sekali, dan anda bisa coba cari rangkaian Jadis 250 dan tinggal diambil bagian pre-ampnya saja, ataupun Audionote Ankoru, sedangkan speaker bookshelf kalo memang mau beli saya sarankan untuk membeli Tannoy, reproduksi suaranya lebih cocok untuk musik2 acoustic dan jazz, ato kalo mau yang lebih konservatif lagi bisa dicoba KEF atau AR 18 tipe lama, dan loudspeaker kalo bisa dibawah 8 inchi, akan lebih bagus mereproduksi suara akustik maupun jazz. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  90. Hallo mas, salam kenal….
    kalau boleh tau nama tokonya apa ya? yang jualan OT di pasar genteng ….

    “dengan penjual seorang wanita cina tua, dan saya menanyakan sebuah trafo OT (output transformer), kemudian dia menawarkan sebuah trafo buatan Inggris dan berkata “kalo kamu pake trafo ini saya jamin suara tengah dan treble-nya akan sangat bagus, suara cymbal drum akan terdengar “cassssss”….””

    Pinginnya saya beli OT tapi nggak tau harus cari kemana?

    salam
    Uma

  91. Salam Kenal juga mas uma.

    Kalo nama tokonya memang saya udah lupa, seingat saya tempatnya di dekat tangga lantai 2, terus belok ke kiri dan disitu ada toko yang jual komponen2 tabung juga trafo2 OT, dan penjualnya orang cina tua itu. Kalo mas di Surabaya, di Pasar Genteng adalah tempatnya, tinggal sesuaikan dengan budget-nya. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  92. Slamat malam mas Unto, salam kenal.

    Saya seorang operator studio musik, kebetulan amply marshall JCM 2000 nya mau ganti tabung karena setelah dicek, emisinya udah pada abiz. sy coba buka situs marshall, di sana tertera 4 bh tabung preamp ECC 83, dan 4 buah power tabung EL 34. Yang ingin saya tanyakan :
    1. Apa bedanya tabung ECC83 dengan 12AX7
    2. Saya pernah bongkar headnya, saya lihat ada 3 tabung preamp (kecil) dan 1 tabung tp bentuknya beda sendiri, apakah ini juga tabung preamp, ataukah semacam fuse / sekring. (saya baca di situs marshall, tabung preampnya ada 4)
    3. Sy pernah ditawari tabung power svetlana SV6L6GC, apakah kompatibel dengan EL34? apakah kelebihan & kekurangan masing2.
    4. Bagus mana merk sovtek dengan svetlana?

    Mohon penjelasan, dan terima kasih.

    Yasa, jogja

  93. Salam kenal juga Mas Yasa,

    1. Tabung ECC82 dengan 12AX7 sebenarnya sama saja, hanya beda di standar pemberian namanya, tetapi secara umum tegangan operasional dan filamen yang dipake sama.

    2. yang anda bongkar pada head tersebut memang tabung pre-amp Mas Yasa, dan 1 tabung kecil itu merupakan regulator untuk pre-amp headnya.

    3. 6L6GC tidak kompatibel dengan EL-34, tetapi kompatibel atau ekuivalen dengan KT66, kalo kelebihan dan kekurangannya, juga tergantung pada rangkaian, EL-34 pada rangkaian jenis push pull terkesan kasar dan garang, sedangkan 6L6 lebih soft, itu juga dipengaruhi brand atau merek tabungnya.

    4. Kalo secara performance dan suara yang direproduksi, saya lebih cenderung ke Svetlana, terutama untuk musik-musik jenis British Rock.

    Terima kasih udah mampir di Blog saya.

    Salam

    Fridie

  94. Salam kenal Mas Unto,

    Saya Eric, fresh beginner untuk dunia tabung, tapi tertarik banget bikin preamp sederhana setelah baca blog anda, mau numpang nanya mas:

    1.Saya buka “DIY 12AU7 Tube Preamp”, lalu saya tertarik dengan replacement trafo AC, dengan penggantian 2 buah trafo, caranya, trafo 1A CT 12V digabung dengan 1 trafo biasa 12 V 0.3A, lalu outputnya di bridge untuk mendapatkan 100v DC, apa bisa semudah itu?

    2.Trus untuk replacement trafo OT selain pesan, kita bisa pake trafo lain gak mas?

    mohon penjelasan,trims

    Eric

  95. Salam kenal juga mas Eric,

    1. Memang replacement bisa dilakukan dengan cara tersebut dan kelihatannya memang sangat mudah, tetapi pada aplikasinya mungkin tidak terlalu mudah dilakukan, replacement pada trafo akan mengakibatkan berubahnya susunan rangkaian juga, dan sejauh yang saya tahu dengan penggabungan dua buah trafo tersebut rangkainnya akan mengacu pada pre-amp jenis SRPP, dan rangkaian tersebut juga bagus dan cukup mudah diaplikasikan.

    2. replacement trafo OT untuk rangkaian tertentu kadang-kadang memang tidak tergantikan, tetapi dalam beberapa jenis rangkaian masih mungkin menggunakan trafo lain yang ada di pasaran, cuma akan berpengaruh pada hasil akhir reproduksi suaranya, karena trafo OT adalah komponen pendukung yang penting dalam rangkaian amplifier maupun pre-amplifier tabung. Saya pernah juga mencoba membuat pre-amp dengan mencomot rangkaian dari Jadis 250 untuk blok pre-ampnya saja, dan hanya menggunakan 3 trafo 0.5 A CT 12v & 24v, dan 1 buah trafo 1 A CT 12v & 24v, dan hasilnya cukup lumayan.

    Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  96. Malam mas unto,

    Wuih capeknya ngubek ubek Ps.Senin dan sekitarnya, tp lumayan dapet 12AT7, EZ81,ECC83,6AK,6AQ walaupun emisinya dah berkurang maklum murah, dapet juga soket-soketnya plus trafo mono OT keluaran tahun 1954, walaupun cuma dapet satuan gak bisa stereo lumayan kalo bisa dibikin fender blackface hehehe.
    Mas punya rekomendasi rangkaian sederhana gak dengan komponen minim seperti ini? dan trims buat jawaban replacement trafo akan saya coba nich.

    Terimakasih

    Salam

    Eric

  97. Malam juga mas Eric,

    Memang begitulah suka dukanya berburu tabung seken dengan harga yang murah, tp nggak apa yang penting asik aja. Kalo dengan komponen minim seperti itu bisa saja dibikin rangkaian SRPP, pake yang 12AT7 atau ECC83-nya, tapi mungkin yang kurang adalah tabung untuk regulator-nya biasanya jenis 6V4, atau bisa juga bikin phono stage pre-amplifier dengan mencomot dari rangkaian pre-amp jadi, di internet banyak sekali kok yang punya skema-nya dan cukup sederhana juga, coba di-googling aja dulu. terima kasih.

    Salam

    Fridie

  98. Halo mas… .Salam kenal.Saya tertarik dengan pre-amp tabung yang mas ceritakan di atas.Bolehtidak saya meminta gambar skematik, list alat-alat yang diperlukan dan total biaya yang dibutuhkan???…Kalau boleh kirimkan ke alamat e-mail saya ya… .
    Thx… .

  99. Salam kenal juga Mas Damar,

    Ok Mas Damar, nanti akan saya kirim beberapa skema untuk pre-amplifier tabung beserta alat dan biaya yang dibutuhkan, btw…tolong alamat e-mailnya.. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  100. Makasih mas.o,ya itu semuanya rangkaian mono ya???.kok di rangkaian 12AU7 dan 12AX7 jacknya mono???.Berarti itu mono kan???.Itu biaya rakit udah stereo atau mono… .Sori banyak nanya…

  101. Terima kasih juga Mas Damar,

    Memang rangkaian tersebut saya ambil block yang mono saja, biaya rakit yang saya sebutkan itu sudah merupakan pre-amp stereo dengan 2 tabung menggunakan rangkaian Classic E-1. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  102. Permisi mas Friedie, gimana mas udh belum k pasar poncol? Btw saya neeh udah coba tp gak terlalu ngaruh jadi sy pake R 10K 1Watt bwt nurunin teg plat, gainnya sih gede (bisa pake Vr100k) tapi yang ada Z-outnya malah kecil (-+8500 Ohm). Kira2 mas Fried ada saran gak bwt pre-amp ini supaya hi-gain & low-Z.

    Oia, boleh gak mas saya juga minta skema, buat perbandingan?, please.
    Klo boleh ini mas e-mail sy :

    tom_freeyork@yahoo.co.id

    Trims, Wasalam

  103. kalo belum berpengaruh bisa dicoba dengan komponen lainnya, bisa juga dicoba dengan bereksperimen dari sisi kapasitor-nya, selama ini memang penggantian nilai resistor pengaruhnya hanya sedikit saja atau malah kadang2 menjadi ngaco pada tegangan keluarannya, dan kalo sampe nilai kapasitor dan bahkan sampai ke penurunan tegangan plat belum berpengaruh secara signifikan, memang sebaiknya dicoba dengan menggunakan rangkaian yang berbeda. OK mas dani, nanti akan saya kirim ke E-mail anda referensi rangkaian yang saya pakai. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  104. Wah terima kasuh banyak mas Friedie!!! semuanya berguna banget!!!, rangkaian jadisnya ,apalagi rangkaian amp-headset OTL pake EL84 itutuh…Oia mas Fried, klo boleh tanya yang rangkaian OTL itu keluaranya bisa nggak mas klo pake headset yang ada di pasaran? (yang buat walkman ato HP itutuh…),terus…yang EL84 bisa nggak dirolling pake EL803 (TFK yang pernah saya beli dari pak.Dayat) Oia mas entar mas saya kirimin rangkaian pre-amp Heatkit ama amp 811A yang saya punya buat mas ridie analisa/bandingin.

    Wassalam

  105. Terima kasih juga Mas Dani,

    kalo masalah keluaran bisa aja pake headset biasa yang ada di pasaran, pada dasarnya pre-amp yang saya buat juga referensi-nya dari pre-amp headphone, jadi untuk output-nya bisa dipake untuk headset yang ada di pasaran, so nggak ada masalah untuk itu. EL84 bisa saja diganti dengan EL803, tinggal Mas Dani mengubah susunan rangkaian dengan menyesuaikan dengan tegangan referensi dan plat yang dipakai EL803, mungkin rangkaian akan sedikit berbeda, tetapi itulah yang saya maksud dengan rakgkaian tidak harus “text book” atau sesuai dengan skema yang sudah ada, dan eksperimen seperti inilah yang akan membuat genre baru yang lebih baik untuk amplifier dan pre-amplifier tabung. selamat mencoba Mas Dani. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  106. Perisi Mas, apa saya bisa pake kabel UTP buat sirkit filamen sama Tegangan tinggi. Krn yg saya tau kabel ini rendah ganggan mahnetik dan warna isolasinya gampang dibedain
    Kira2 Mas Friedie punya gak saran ato spesifikasi kabel yg cocok utk bermain tube?

  107. Apa kabar Mas Dani,

    setahu kalo kabel UTP mempunyai tahanan maksimal sampe 50 ohm efektifnya, memang kabel tersebut cukup tahan terhadap gangguan magnetik asal anda tidak melepas shield luarnya, kalo mau lebih bagus pake saja kabel jenis STP (Shielded Twisted Pair), yang memang dirancang untuk tahan terhadap inteferensi yang sangat tinggi, terutama tegangan elektrik besar dari instalasi listrik, kebetulan saya memang bekerja di bidang networking, monggo dicoba aja Mas Dani. kabel yang cocok untuk bermain tube yang harganya cukup representatif bisa pake kabel silver/perak, dan bisa didapat dengan mudah pula, terutama untuk interkoneksi circuit filamen tegangan tinggi akan sangat terasa memakai kabel ini, secara umum tingkat intereferensi yang ditimbulkan akan sangat rendah, dan akan sangat minim terjadi humming atau brooming akibat interferensi magnetik. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  108. Terima kasih Mas Edd udah mampir di Blog saya,

    Memang dulunya saya masih suka ngrakit amplifier maupun pre-amplifier tabung, karena saat ini waktu banyak tersita untuk pekerjaan jadi udah nggak mungkin lagi untuk merakit amplifier maupun pre-amplifier tabung, tetapi ada beberapa link yang mungkin berguna bagi mas Edd kalo memang ingin membeli amplifier maupun pre-amplifier tabung yang DIY atau rakitan. seperti link di bawah ini bisa dicoba untuk dilihat dulu. terima kasih.

    http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1225424

    http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1347129

    link ini mungkin berguna bagi mas Edd…sebagai sekedar referensi.

    Salam

    Fridie

  109. Salam kenal Mas.
    Kebetulan saya penggemar audio tapi tidak hobi elektronika.
    Mau nanya Mas,
    Tube power amplifier yg saya punya kebetulan beli bekas dan rakitan lokal.
    Kalau lihat urutan nya (kalo tidak salah…maklum ndak ngerti elektronika), dimulai dari 1 unit 12AX7, terus lanjut dengan 2 unit 12AU7, 4 unit 5881 dan 1 unit tube rectifier.
    Bisa tahu tidak semisal :
    Rectifier mulai drop pengaruh ke suara seperti apa ?
    Power tube 5881 mulai drop pengaruh ke suara seperti apa?
    12AU7 mulai drop pengaruh ke suara seperti apa?
    12AX7 mulai drop pengaruh ke suara seperti apa?
    Akan merepotkan sekali kalau harus punya stok tube pengganti yg komplit dan bongkar pasang untuk mengetahui tube mana yang sudah mulai drop.
    Mohon pencerahannya Mas.
    Terima kasih.

  110. Salam kenal juga mas Mullard, sudah mampir ke blog gemblunk ini…

    Sebenarnya tidak ada ciri-ciri khusus jika rectifier itu drop, cuma yang bisa diketahui adalah berkurangnya supply tegangan dari transformator, dan yang bisa didengarkan adalah ada sedikit suara humming/brooming ketika amplifier itu menyala, itupun harus didengarkan dengan telinga didekatkan ke speaker. Kalo memang punya instrumen akan lebih jelas karena memang sebenarnya harus diukur. Sedangkan kalo Tabung yang drop bisa dilihat dari cahaya filamen dan suara yang keluar, memang sangat berbeda sekali, ketika tabung itu drop cahaya biasanya akan lebih terang ketika tabung itu normal, dan secara reproduksi suara akan banyak mengalami penurunan terutama di level-level nada tengah. Lebih jauh lagi karena tabung 12AX7 dan 12AU7 mempunyai karakter yang hampir sama, kalo jenis tabung itu memang paired atau sepasang yang sama, biasanya keluaran akan menjadi tidak seimbang antara speaker kiri dan kanan, itu yang bisa didengarkan, yang bisa dilihat biasanya filamen tabung itu sudah seperti kotor atau kelihatan “pecah-pecah” dan memang harus diamati dari dekat. Memang memiliki audio tabung, sebaiknya memiliki stok tube pengganti, paling tidak sama dengan yang terpasang di amplifier, karena kita cuma bisa memprediksi umur tabung tersebut, tidak bisa mengetahui secara pasati seperti layaknya amplifier solid state. Semoga penjelasan singkat ini berguna mas Mullard. Terima kasih

    Salam

    Fridie

  111. Wahh, terima kasih pencerahannya Mas Fridie.
    Telinga saya setelah mendengar suara yang dihasilkan oleh sistem audio tabung, tidak bisa balik ke sistem audio solid state.
    Terima kasih sebelumnya.

  112. Syukurlah Mas Mullard, soalnya kita sama-sama belajar juga disini, dan memang harus sharing pengalaman juga, sekali lagi terima kasih udah mau mampir di blog gemblunk ini.

    Salam

    Fridie

  113. permisi om,

    pertama, pusing jg om bacanya, ga ada paragraf.. jadi langsung tanya aja deh.. hehehe..

    saya mencoba membuat single ended tube amp, tp sulit jg nyari OT dan PT, dimana kalo liat spec butuh hammond 369EX dan 125ESE…

    kalo boleh sharing om, nyari dimana ya? apa gulung sendiri bisa? kira2 ada rekomendasi ga ya?

    thanks sebelumnya om..

    rgds
    iyung

  114. thanks, mas iyung…udah mampir…

    kalo tipe Hammond 369EX kalo ngga salah ada dijual di pasar Genteng surabaya, sedangkan yang 125ESE mungkin ada juga, ato kalo mau dicoba muter2 dulu di Glodok. Kalo memang mau gulung sendiri bisa juga, tapi tukang gulungnya harus bener2 ngerti rangkaian audio tabung. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  115. permisi mas,
    mau tanya nih apa di surabaya / malang ada yg bisa buat trafo output sesuai pesanan ?
    kalo ada saya minta informasinya dong . Soalnya aku mau buat amp tabung yg powernya 5 watt pakai el 84.
    thanks

  116. Terima kasih, Mas Arief

    Kalo di Malang sih ada beberapa orang yang bisa membuat trafo sesuai pesanan tetapi hasilnya kurang bagus, sebelumnya memang ada yang bagus tetapi tempatnya pindah nggak tahu kemana. Sebaiknya Mas Arif ke Surabaya saja di Pasar Genteng tepatnya, disana ada beberapa toko yang memang khusus membuat amplifier tabung dan juga menjual komponen2 amplifier tersebut, dan juga menyediakan jasa pembuatan trafo sesuai dengan pesanan, memang nama tokonya saya udah nggak inget lagi, coba dicari aja di Pasar Genteng Surabaya, pasti ada….mungkin cuma mbutuh muter2 sebentar disana..

    Salam

    Fridie

  117. salam kenal om..

    saya mempunyai pre amp mengunakan tabung ecc82 dam power amp ic dari yamaha rasanya kurang mantap kalau powe rnya bukan tabung tolong dong minta wejangan powernya pakai apa soalnya
    saya punya tabung 6l6 3 buah dan el 34 2 buah kira kira mantapnga kalau powernya menggunakan tabung tersebut. terima kasih atas wejanganya..

  118. salam kenal juga mas Andri, thanks udah mampir di blog ini..

    memang secara umum sistem audio hybrid (pre-amp tabung + power solid state atau IC) kurang mantap, kalo memang punya tabung 6L6 dan EL34 saya kira sudah cukup untuk membuat power jenis push pull atau single ended, itu pun tergantung dari jenis musik yang anda dengarkan, kalo menyukai jenis musik dengan beat yang lumayan cepat, seperti hard rock atau heavy metal sebaiknya menggunakan rangkaian push pull dengan tabung 6L6, sebaliknya kalo suka musik2 dengan beat yang sedang atau lambat seperti jazz, pop, slow rock atau musik dengan vokal yang dominan serta dilengkapi dengan alat2 tiup seperti saxophone atau trompet, sebaiknya membuat power tabung dengan skema single ended bisa menggunakan 6L6 maupun EL 34. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  119. salam kenal juga mas,

    sayang sekali mas, saya kurang tahu mengenai trafo2 jenis seperti itu, tapi biasanya ada orang2 khusus yang bisa membuat trafo tersebut, untuk di Malang sendiri ada 1 atau 2 orang tetapi sekarang nggak tahu masih ada apa enggak. thx.

    Salam

    Fridie

  120. Salam kenal juga, Mas Lutfi.

    Kalo mas Lutfi ada di Jakarta sih, banyak sekali tempatnya, seperti Pasar Senen dan Glodok, juga kalo di Surabaya tabung2 seperti seri diatas masih banyak juga dijual di Pasar Genteng meskipun nggak baru tapi lumayanlah.

    Salam

    Fridie

  121. makasih pak fridie infonya! kebetulan saya di karawang dekat dengan jakarta cuma ga sempet ke sana. kemaren saya dapet tabung 6146b dari teman tapi belom di pasang belum gulung trafonya!. oh yaach kalo el34 kan buat final audio nah kalo buat final pemancar fm bisa ga yaach pak fridie soalnya harga tabung tersebut saya cek harganya di toko online yang jual tabung murah ga terlalu mahal!

    terima kasih

    salam

    Lutfi. A

  122. Terima kasih juga Mas Lutfi,

    Secara umum tabung 6146B sebenarnya memang bisa dipakai untuk aplikasi pemancar atau transmitter radio yang mungkin bisa menghasilkan power antara 100 sampai 120 watts. Dan untuk EL34 sepertinya juga bisa dipakai sebagai final untuk pemancar, tapi mungkin power yang bisa di-drive oleh tabung tersebut biasanya nggak terlalu besar.

    Salam

    Fridie

  123. pak fridie ni lutfi dateng lagi sempat saya merenung beberapa hari tentang bahaya radiasi tabung hampa untuk pemancar!!! apakah betul tabung pemancar memancarkan radiasi membahayakan bagi organ tubuh kita?

  124. Terima kasih udah mampir lagi ke blog ini Mas Lutfi

    Secara umum memang radiasi dari tabung pemancar memang berbahaya bagi organ tubuh manusia, tetapi pada sebuah pemancar yang mempunyai power tabung biasanya ada standar keamanan yang diterapkan di situ, jadi nggak usah takut untuk bikin pemancar dengan power tabung, untuk menghindari radiasinya biasanya pemancar tersebut bisa di-seal dengan kotak kaca seperti akuarium dengan tambahan aluminium sebagai pendinginnya, sedangkan untuk membuang radiasinya bisa dibuat nozzle yang diarahkan ke udara terbuka. Terima kasih, semoga berguna.

    Salam

    Fridie

  125. Salam kenal juga mas adi,

    Kalo anda di jakarta bisa dibeli di daerah glodok atau pasar senen, tapi memang untuk mencari yang kwartet dan matched pairs memang agak sulit. Kalo anda biasa transaksi online dengan Paypal, kadanh2 di E-bay juga banyak yang menawarkan tabung EL34 matched pairs maupun kwartet. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  126. Pak Fridie saya sangat berminat beli EL34 yang kwartet, karena saya punya power tabungnya emisinya sudah mau habis, barang kali kalau ada info penjual EL34 kwartet atau matched pairs tolong dikasih tahu ya pak. Trimakasih

  127. P Fridie,
    Saya baru keracunan hawa tabung nih, ceritanya saya ditawarin buffer tabung diy 2nd, saya lihat pakai 1 buah 12AU7 dan di PCBnya 1/2nya masih kosong serta ada alokasi 1 tabung. Karakternya cukup mellow disatu sisi saya suka classic rock macam purple, zeppelin.
    Untuk ngerubahnya apakah bisa dgn ganti tabungnya saja? kalau iya tabungnya yg apa ya?
    next time saya akan coba foto rangkaiannya biar bisa dilihat saolnya saya penasaran kenapa hanya 1/2 rangkaian yg digunakan.

    Terima kasih
    Achmad

  128. Salam kenal P. Achmad,

    untuk merubah karakter suara yang diinginkan bisa diganti dengan jenis ataupun merek yang lain. misalnya dengan jenis2 tabung yang hampir sama seperti 12AX7 atau 12AT7, demikian juga dengan merek2 lain seperti philips, GEC, Telefunken, JAN, dan lain-lain, akan merubah karakter suara dan keluaran audio. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  129. salam kenal, mas eddie…

    masalah pre-amp sebenarnya hanya merupakan pra penguat yang menentukan karakter suara itu sendiri, sedangkan kombinasi dan kecocokan antara pre-amp dan power juga menjadi pertimbangan dalam hal karakter suara flat maupun dengan bass lebih. Mungkin bisa mas eddie coba dengan menggunakan power amplifier dengan karakter yang lebih nge-bass, terutama dengan penguat MOSFET, karena saya tidak bisa menilai dari sisi pre-ampnya saja, tetapi lebih kepada keseluruhan sistem audio mulai dari pre-amp, power amplifier sampai kepada pemakaian speakernya. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  130. salam kenal juga mas jadul,

    Kalo tabung seperti yang anda sebutkan, anda bisa kontak mas Dani Kurniawan, yang komen di blog ini juga, sepertinya dia lebih tahu tempat dimana orang jual seri tersebut…terima kasih..

    salam

    Fridie

  131. Halo mas,salam kenal..

    mo tanya kalo tabung preamp buat marshall jcm 900 carinya dimana ya? kira2 brpan ya mas…oh iya,,apa pengaruhnya jika JCM sya pake terus tanpa tabung tersebut…??

    trimakasih sebelumnya.

    henry

  132. to mas henry,

    marshall JCM 900 kan pake pre-amp dengan 3 buah tabung ECC83 atau 12AX7, tabung-tabung itu sangat mudah didapat terutama di toko2 di daerah glodok yang menjual audio high-end, tinggal pilih merek yang mana, harga bervariasi dari 100rb-an sampe 1 juta-an per tabungnya. Kalo mau dipake terus sih tanpa pre-amp juga nggak apa2 tetapi mungkin karakter marshall-nya jadi kurang ‘garang’ karena langsung pake power tabung yang jenis 5881. terima kasih semoga berguna.

  133. to Mas Boy

    OK terima kasih banyak infonya, kalo buth spare parts akan langsung saya hubungi dan terima kasih udah mampir di blog saya….

    Salam

    Fridie

  134. salam kenal pak Fridie, saya William tinggal di Denpasar. saya ingin belajar membuat preamp tambung, tapi yang ada bass, middle dan treble apakah bisa ? dimanakah saya bisa mendapatkan skema yg sudah berbentuk jalur PCB berserta tatanan komponennya. kalau boleh saya minta nomor hp pak Fridie, rasanya lebih enak kalau berbicara langsung. terimakasih.

  135. Salam kenal juga Lina,

    Pre-amp tabung disini lebih kepada sebuah peralatan yang akan menghasilkan karakter dari musik yang dimainkan dari source seperti CD player, Cassette player dan lain-lain, mengenai adanya bass atau treble tergantung pada karakter power yang digunakan juga, tapi jawaban secara umumnya adalah bisa, anda tinggal mencari power amplifier dengan karakter bass dan treble yang menonjol. no HP saya 085 648 295 102. Terima kasih, semoga berguna.

    Salam

    Fridie

  136. mas mau tanya cara ganti tubenya tinggal di tarik keluar dari soketnya aja ato ada cara lain…
    mohon pencerahan,maklum anak baru..

  137. Salam Kenal mas Vit,

    Untuk mengganti tabung, langsung aja tarik dari soketnya, dan harus hati2 juga….jangan sampai kaki2-nya patah…jd kl bisa pelan2 dulu. Terima kasih, semoga berguna.

    Salam

    Fridie

  138. oia lupa..salam kenal juga mas…
    trus masangnya juga tinggal dimasukin ke soketnya kan mas…
    1.12AX7 perbedaan merek ga ngaruh ke bentuk n jumlah kaki2nya kan mas?

    2.indikasi tube harus di ganti apa aja mas? saya masih ga mudeng..
    (kemaren di salah satu forum bilang tube itu kebalikan dari lampu. lampu makin terang makin ok,sedangkan tube makin terang berarti makin mendekati mati)

  139. 1. untuk brands memang nggak pengaruh ke bentuk dan jumlah kaki2-nya selama masih dalam keluarga 12AX7.

    2. salah satunya memang demikian semakin terang tabung berarti emisi bisa dipastikan akan habis, atau pada saat dipasang tabung tidak menunjukkan reaksi normal (noise, suara kecil / tidak keluar).

    terima kasih, semoga berguna.

    Salam

    Fridie

  140. Salam Kenal Pak Fridie… Wah saya sgt “enlighted” baca blog ini… Biasanya kalo ada blog audio saya paling bosan bacanya, tapi blog ini saya baca seluruhnya dari awal sampai akhir sampa istri pun curiga krn saya keasikan dgn BB saya hehe… Saya sgt setuju dgn istilah high end dalam audio adalah hasil output suara yg high end bukan karena seluruh alatnya yg MUAHAALL!! Saya adalah termasuk mempunyai kuping emas utk dengarkan audio, karena ingin suara yg bagus tapi murah hehehe… Akhirnya setelah lama pencarian saya menemukan dasar utk listening pleasure saya pada SANKEN SOD Pro99UE walaupun murah tapi gak murahan karena dilengkapi sepasang tabung hybrid dari cina (gak ngerti type dan merknya). Nah rencananya saya ngoprek sanken ini menjadi lebih sesuai dgn harapan saya, krn skrg saya rasa bassnya cukup deepth dan tight, nah kekurangannya adalah suara vokal menurut saya kurang tebal dan kurang halus, mohon bantuannya apa2 saja yg harus saya lakukan utk meningkatkan kekurangan tsb?? Salam hangat… Rezy, Smd
    n

    Hsa

  141. Salam kenal juga mas Rezy,

    terima kasih udah mampir di blog saya, seperti yang saya bilang di awal beberapa tabung terutama tabung buatan china memang kurang memiliki karakter, terutama dalam hal ketebalan vokal, soalnya saya juga punya beberapa tabung buatan china. Mungkin mas Rezy bisa bereksperimen dengan mencoba mengganti tabungnya dengan yang buatan inggris misalnya (bisa beli yang 2nd hand aja, nggak perlu baru), atau yang lebih murah dengan mencoba bereksperimen melalui jenis speaker, biasanya speaker2 6″ kebawah akan lebih menghasilkan suara vokal yang bagus apalagi ada unsur tabung di power anda. Selamat mencoba. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  142. Terima kasih atas tanggapannya pak fridie, saya rencana tetap mempertahankan speaker bawaan tapi mungkin ampli-nya mau saya oprek. Namun saya tdk mempunyai basic electronica, kira2 alat2 apa saja yg harus saya beli utk mengganti jeroan ampli saya?? Saya baru saja mengganti kabel RCA standar dgn avantgarde acoustic, kemudian kabel speaker dgn QED Xt evolution, suaranya jadi jauh lebih open… Gak sabar utk segera mengganti tabungnya, tapi tempat tinggal saya di Samarinda, kira2 om tau kah dimana lokasi cari tabungnya utk di daerah kalimantan timur??

  143. Salam kenal Pak Fridie,
    Saya baru belajar merakit tabung,saya ingin tanyakan seberapa besar noise dan hum yang ditimbulkan oleh tabung (saya gunakan 1 tabung per chanel [6DJ8/Amperex Holland] sebagai buffer untuk mendrive IC LM3886 saya rakit dengan metode pion to poin wiring),hasil rakitan saya suara hum dan noise terdengar jika telinga didekatkan ke speaker kira-kira 10-15cm,apakah hal tersebut normal?.Terima kasih

  144. Salam Kenal juga Mas Arif,

    Biasanya humming atau noise yang ditimbulkan oleh peralatan elektronik disebabkan oleh banyak faktor, tidak terkecuali tabung hampa. Faktor terbesar humming dan noise yang banyak ditemui disebabkan oleh transformator, sisanya bisa disebabkan oleh ground dan komponen2 lain maupun interkoneksi antar komponen (kabel, connector, dan lain2). Memang dalam merakit peraltan elektronik jenis DIY masalah hum dan noise akan selalu ada, tetapi sebatas humming dan noise itu tidak menjadi sangat dominan dan tidak berpengaruh banyak terhadap performa output secara keseluruhan saya kira masih bisa ditoleransi dan normal2 saja. Terima kasih Mas Arif, semoga berguna.

    Salam

    Fridie

  145. @ Mas Rezy

    Maaf Mas Rezy, saya kurang tahu untuk toko2 yang menjual tabung di daerah kalimantan timur, tapi untuk lebih mudahnya anda dapat membeli tabung2 tersebut dan dikirim kesana, ada beberapa website yang memang menjual tabung2 hampa yang memungkinkan untuk dikirim ke seluruh indonesia, coba aja search di http://www.kaskus.us, di forum jual belinya di bagian elektronik dan audio anda dapt menemeukan beberapa thread yang menjual berbagai jenis tabung. Terima Kasih.

    Salam

    Fridie

  146. Pak fridie,saya tanya

    -Apa kelebihan dan kekurangan kalau tegangan Filamen tabung dengan menggunakan
    arus bolak balik (AC) atau arus searah (DC)?
    -Saya melihat rangkaian tabung di internet,kabel dari catu daya ke filamen tabung
    kabelnya dipilin (twist).Apa hal tersebut berpengaruh dengan kabel yang tidak dipilin?

    terima kasih

  147. Salam Kenal Mas Arif,

    – Sebenarnya tegangan filamen dengan menggunakan arus bolak-balik (AC) maupun arus searah (DC) akan menghasilkan / mereproduksi sinyal yang lebih besar, selebihnya tegangan AC memerlukan komponen-komponen tertentu untuk membuat arusnya menjadi lebih stabil, sedangkan tegangan DC secara teori memiliki arus yang lebih stabil. Kelebihan & Kekurangan tidak dapat saya jelaskan karena akan berbeda penggunaannya pada tiap2 aplikasi, terutama dari segi jenis amplifier yang akan dibuat.

    – Pada dasarnya, material yang digunakan pada kabel itu yang berpengaruh terhadap hambatan pada kabel tersebut, selebihnya kabel yang dipilin atau twisted dapat menghasilkan aliran yang lebih baik karena akan membentuk medan listrik yang berguna mengalirkan arus, oleh karena itu dalam beberapa kasus dapat kita lihat kabel yang dipilin untuk mengalirkan catu daya ke filamen tabung.

    Terima kasih, semoga berguna.

    Salam

    Fridie

  148. Salam Kenal, Mas Adi..

    Pada dasarnya untuk sekedar membuat pre-amp dengan tabung tunggal bisa saja dengan budget dibawah 1jt, dengan catatan komponen yang digunakan mulai dari transformator dan komponen pendukung lainnya memakai komponen yang umum dijual di pasaran. Saya sendiri pernah merakit sendiri pre-amp SRPP dengan 2 buah tabung 12AX7 dan 1 regulator 6V4, dengan total biaya sekitar +/- 700 ribu rupiah. Terima Kasih semoga berguna..

    Salam

    Fridie

  149. Slm knl mas fridie
    Saya orang awam dlm hal tabung hampa.
    Saya punya rangkaian speaker aktiv yang tone control dngan amplinya misah.
    Kalo saya mau ganti amplinya dngan ampli tabung apa tone controlnya mesti di ganti juga apa hanya amplinya saja?

    Dan berapa harga rangkaian tabung yang murah?

  150. Salam Kenal juga Mas Mulya,

    Kalo memang mau diganti power ampli-nya dengan power tabung, biasanya tone kontrolnya masih bisa digunakan, dan berarti final outputnya pake tabung. Kalo mau pake power yang ada, dengan pre-amp tabung juga bisa saja. Kedua rangkain hybrid tersebut cukup mudah untuk diterapkan. Untuk rangkaian tabuung yang paling murah sekelas pre-amp masih dalam range 1 – 1.5 juta, atau kalo memang pengen yang praktis ada speaker aktif SIMBADDA yang sudah menggunakan tabung sebagai pre-ampnya, kalo gak salah seri SIM-TUBE dan suaranya cukup lumayan. Kalo memang mau rakit2 sendiri bisa cari2 informasi di internet tentang rangkaian tabung dan memang cukup banyak referensinya, itung2 cari pengalaman. Terima Kasih, semoga berguna.

    Salam

    Fridie

  151. Salam kenal..
    om saya baru mau belajar buat pre-amp tabung. boleh minta rangkaian pre amp untuk tabung 6922 ga om ??? trus katanya kalo pake electro harmonix suaranya kasar ya om ??

  152. Salam kenal jugas Mas Yomy,

    Untuk rangkaian pre-amp yang cukup sederhana anda bisa browsing di internet, seperti contohnya di alamat ini :

    http://www.shine7.com/audio/6922_pre.htm

    Masalah karakter tabung seperti electro-harmonix yang ‘kasar’, seperti telah dijelaskan bahwa setiap tabung dengan brand/merek tertentu akan mempunyai karakternya sendiri2. Jadi masalah pemakaian brand/merk tabung memang tergantung dari selera si pendengar, kalo memang suka reproduksi suara yang kasar / garang misalnya, terutama untuk lagu-lagu rock dengan efek distorsi yang dominan, bisa saja electro-harmonix menjadi bagus. Jadi pada dasarnya kembali pada anda sendiri, karakter suara seperti apa yang diinginkan, setahu saya tabung2 buatan inggris memang lebih soft karakternya. Terima Kasih, semoga berguna.

    Salam

    Fridie

  153. nice blog pak fridie..selama ini saya hanya main di SS dan baru aja mau mulai racun tabung ini dengan merakit tube buffer Low Voltage 30V dengan sebuah tabung 6N1P. Saya punya pertanyaan; apakah bisa saya menggunakan rectifier tube macam 6×4 dengan tegangan 30v? terima kasih atas perhatiannya, salam agustiar212.

  154. Salam kenal Mas Agustiar, terima kasih udah mampir di blog sederhana ini,

    Untuk aplikasi tube rectifier 6X4 sebenarnya bisa saja dipakai untuk DAC, ada beberapa pabrikan yang menggunakan tabung tersebut untuk DAC juga, terus terang saja saya belum pernah mencoba untuk membuat sebuah tube buffer dengan menggunakan tabung tersebut. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

    • he..he..sori pak pertanyaan saya kurang komplit, maksudnya begini pak saya mau buat buffer dengan satu buah 6N1P dengan supply +/-30V, 6×4 sebagai penyarah tegangan. Pertanyaan saya apakah tabung 6×4 di kasih tegangan 30VAC dari trafo akan bekerja dengan baik sebagaimana mestinya? terima kasih

      salam

      agustiar

      • Untuk pemakaian tabung 6X4 sebagai penyearah tegangan memang mempunyai half load dan full load sampai 55V, jadi dengan tegangan 30VAC saya kira masih akan bekerja dengan baik. Terima Kasih

        Salam

        Fridie

  155. Selamat sore…

    saya selalu monitor perkembangan disini, ternyata semakin seru :)

    terakhir bikin ampli buat maen gitar dirumah, pakai skematik dr http://www.ax84.com. Akhir2 ini kok rasanya pengen bikin lagi yg kecil2an, pakai 3x12AU7.

    tapi kendalanya, rada susah nyari trafo pabrikan spt hammond 369EX dan 125A.

    kira2 teman2 disini ada referensi ga dimana saya bisa nyari trafo2 ini, paling tidak tempat utk custom trafo.

    pernah saya coba bikin di pak Alex dari http://www.langsungjadi.com, beliau tdk punya core yg kecil, jadi trafo yg saya buat utk ampli yg pertama sedikit overkill utk single end EL84.

    tolong infonya ya teman2.

    thank you.
    iYung.

  156. Salam kenal mas Fridie,

    Capek juga bacanya dari atas hingga kebawah, dulu saya sempat utak atik pre-amp tabung SRPP dan berhasil, setelah itu saya tinggalkan karena kesibukan dan saya hibahkan ke teman tanpa sisa.

    Nah, sekarang ini saya cuma ingin “having fun” aja, ingin bikin lagi pre-amp tabung “non perfectionist” (ya pelepas rindu aja) atau bisa disebut “asal” pakai tabung aja.

    Cuman permasalahannya, apakah bisa rangkaian SRPP dikembangkan atau ditambah rangkain “tone” / bass, treble. Tolong donk, kalau bisa kasih referensinya, syukur-syukur schematicnya,

    Makasih sebelumnya dan salam,

  157. Salam kenal juga Mas Rony, terima kasih juga udah mampir di blog saya….
    Secara umum rangkaian SRPP bisa saja dikembangkan dengan penambahan rangkaian tone control (bass, treble, middle), salah satunya dengan methode hybrid dengan menambahkan driver untuk power-nya sehingga akan menjadi sebuah integrated amplifier dengan pre-amp SRPP, power bisa pake MOSFET atau tabung, tinggal pilih yang anda sukai, karakter suaranya juga akan berbeda tergantung selera anda, Saya ada sedikit referensi yang saya copas dari sebuah website dimana tabung 6SL7 digunakan sebagai driver SRPP dan dikombinasikan dengan tabung 2A3 sebagai keluaran finalnya. Terima kasih, mudah2-an berguna

    ini link dari rangkaian yang saya maksud

    Salam

    Fridie

  158. Salam kenal Mas Fridie
    Saya tertarik dengan bahasan preamp jadis 250 yang mas buat.
    Dan sebelumnya saya minta maaf karena saya baru mulai belajar dan mohon bimbingannya,
    kalo tidak keberatan saya minta schema dan daftar komponen jadis 250 yang persis Mas Fridie buat untuk saya
    gabungkan dengan power jean HIRAGA 60 watt.
    Email saya didik.smg@gmail.com

    Salam

    Didik

  159. Mas Fridie,

    Maksud saya bukannya dikembangkan untuk hybrid, akan tetapi apakah rangkain jenis SRPP bisa / ada yang menggunakan tone control?

    Demikian terima kasih n salam.

  160. Ooo, maaf mas Rony, biasanya rangkaian SRPP dibuat tanpa tone control, tapi kalo mau ditambahin bisa juga, saya lihat di beberapa skema custom untuk SRPP ada juga yang pake tone control. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

  161. haloo mas fridie salam kenal :) sy punya masalah dengan tabung marshall jcm 900 ..kemarin saya baru order tube marshall 5881 1 bijii karena yg sebelumnya rusak satu.trus saya pasang dan kemudian pas di nyalain ternyata tabung yg sebelahnya jd berwana biru keu ungu2an dan si suara yg keluarnya jd mendengung keras mas fridie .kalo di posisi standby si suara tersebut ga ada ilang..knapa yah mas permasalannya..??mohon pencerahan terimakasih mas fridie .. apakah yg salah tabung nya atow harus gmna..terimakasih

  162. Salam kenal juga mas, Thebabams…

    Kalo gak salah marshall jcm 900 ada dua type ya…..yang powernya 100 watts dan 50 watts, dan masing2 didukung 4 x 5881 dan 2 x 5881, serta pre-ampnya 3 x ECC83 untuk semuanya (mudah2-an bener). Kalo masalah tabungnya sudah berwarna biru keunguan biasanya tabung tersebut sudah rusak karena kelebihan voltage (overvoltage), dan akan menghasilkan suara dengung yang keras, dan biasanya memang harus diganti tabungnya dan kemudian mohon dicek lagi pada rangkaian atau transformatornya barangkali ada komponen yang sudah aus, karena komponen2 yang sudah aus pada keluaran transformator biasanya akan menghasilkan voltage yang lebih (over), kalo udah dicek dan masih normal barulah beli tabung baru untuk mengganti tabung yang udah rusak (berwarna biru keunguan), supaya tidak sia-sia. Semoga berguna, terima kasih udah mampir.

    Salam

    Fridie

  163. Salam kenal bang meltaf,

    Kalo gak salah Marshall MG50FDX nggak pake power tabung, tapi pake transistor, jika dilihat dari spesifikasinya pake power jenis MOSFET untuk efek switch distorsinya. Terima kasih, semoga berguna.

    Salam

    Fridie

  164. salam kenal mas,sy mau tanya nie sy mempunyai integrated tube pioneer SM 83 yg memakai tube EL 84 ,12ax7 dan 6AN8 sy ingin tanya tube yg 6AN 8 itu yg sama ekuivalen dgn tube apa ya?jg utk EL 84 dan 12AX 7 yg bagus itu apa..terima kasih..

    • Salam kenal juga mas Arie,

      Setahu saya untuk tabung 6AN8 belum atau tidak ada kode militer atau ekuivalennya untuk industri massal, jadi replacement harus pakai 6AN8 juga. Untuk tabung2 EL84 atau 12AX7 yang cukup bagus bisa pake tabung2 buatan rusia seperti ELECTRO-HARMONIX, atau kalo mau suaranya sedikit unik dan tebal bisa pake tabung2 buatan inggris seperti GE atau BRIMAR, dan kalo mau istimewa bisa pake TELEFUNKEN buatan jerman. Terima kasih, semoga berguna.

      Salam

      Fridie

  165. Dear mas Firdie,

    Salam kenal dari saya Adri, sekarang saya lagi kesengsem sama tabung khususnya yang dibuat untuk pre & power audio. Setelah hunting sana-sini saya dapatkan 4 tabung 6336a , 212AU7A (2), 12BY7A (5 merk beda2), GH1N 1-64 (2) dan tabung kecil2 lain. saya juga sudah ada transromer 5 atau 10 ampere agar ragu; trafo choke dan 2 OT. dan tentunya beberapa elko aerovox.

    Sebelum memulai project, mohon pencerahannya untuk penggungaan tube 6336a sebagai ampli power.
    Dan kalau berkenan membagi skema/pcb pre dan power mohon di email di : cdrihardjanto@gmail.com.

    Maturnuwun mas,
    salam,
    adri – jakarta

    • Salam kenal juga, Mas Adri

      Saya rasa untuk tabung 6336a bisa dipake untuk power baik pish pull maupun single ended, untuk referensinya saya kira cukup banyak di internet. tetapi untuk kualitas suara yang mumpuni sebaiknya anda coba untuk bikin power dengan tipe single ended, terima kasih semoga berguna.

      NB : Saya akan kirim 2 tipe rangkaian push pull dan single ended sebagai referensi.

      Salam

      Fridie

  166. kenalkan ,nama saya ian,sy sejak kecil suka main gitar ,dan sy juga memiliki beberapa gitar baik yg akustik maupun elektric,tapi hingga hari ini sy belum juga mampu untuk memiliki ampli marshall yg jenis tabung,sy dirumah pakai ampli peavey,sy tanya sana sini dan surfing sana sini,dan sepertinya blog ini akan bisa membantu saya untuk merakit sendiri ampli gitar jenis tabung,sepertinya mas fridie sangat berpengalaman soal tabung dan teman2 nya itu.bisakah memberi sy referensi atau memandu sy untuk bisa merakit ampli gitar ? apa saja yg harus saya beli,skema,sy tidak pandai elektronik,tapi saya bisa merangkai speaker aktif sendiri,juga mereparasi TV,maksudnya meskipun jauh dari jago tapi saya mengerti sedikit tentang elektronik karena utak atik dan bongkar pasang segala jenis peralatan elektronik itu uda jadi hoby sy sejak kecil,selain main gitar tentung,hanya saja sy tidak pernah sekolah khusus untuk belajar elektronik,jadi pengalaman sy dalam bidang elektronik semata mata hanya karena membaca,serta pengalaman praktek yg sudah makan banyak korban tewasnya IC atau Elco serta teman2nya.JUga pengalaman kesetrum. hehehe. Saya sungguh berharap mas Fridie mau meluangkan waktu untuk mebantu sy dalam merakit ampli gitar yg menggunakan tabung.JIka berkenan mohon PM sy .saya harap ampli tabung pertama sy untuk gitar berawal dari blog ini. Terimakasih dan sukses selalu untuk anda..tetaplah berbagi pengetahuan dengan sesama,karena itulah yang membedakan sebagian kebaikan anda dengan kebaikan orang lain.. Salam..

    • Salam kenal juga Mas Ian,

      Sebenarnya, untuk merakit ampli gitar dengan basis power tabung sendiri bisa saja, tetapi harganya akan tetap sama dengan membeli power ampli gitar yang beneran seperti Marshall atau Mesa Boogie, tetapi jika anda sudah mempunyai peavey, anda cuma butuh pendorong yang bersifat pra-penguat (pre-amp) yang berbasis tabung, dan nanti bisa digabung dengan peavey yang sudah anda miliki. Saran saya sebaiknya anda mencoba merakit headphone amplifier yang berbasis tabung seperti yang ada di link yang saya comot dari internet ini

      http://gilmore2.chem.northwestern.edu/projects/cmoy5_prj.htm

      kemudian output dari headphone amplifier ini dapat anda sambungkan pada ‘line in’ di amplifier anda, dan hasilnya, saya yakin akan hampir menyamai ampli gitar berbasis tabung yang asli, atau kalo nggak mau ribet bisa beli di KASKUS dengan harga yang cukup representatif, ini ada linknya juga :

      http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=12074952

      Terima kasih, semoga berguna.

      Salam

      Fridie

  167. Terimakasih atas saran nya mas..saya sudah lihat di link2 itu,waaaahh..klo open case gitu riskan yo?bayangkan klo jatuh..amblas deh tuh para tube.. sepertinya saya akan rakit headphone amp nya untuk experimen dulu.. Mau tanya lagi mas,klo peavey sy di modif ato dipasang tabung gmn yo?kira2 bisa kah? sy pikir2 dari pada sy harus sambung2 dan colak colok kabel sana sini dengan resiko headphone amp nya suatu saat keselip karena sy suka lupa taruh atau ketendang saat sy ngerock di kamar..wkwkwkwk..kan sepertinya jika bisa mending tabung dan kroni2 nya dimasukin ke peavey nya.Hari ini saya uda dapat toko yg jual tube seperti yg biasa di pasang pada ampli gitar,lumayan mahal tapi mungkin sy beli karena sy pikir daripada beli second handed dan apes karena emisi yg uda uzur gt.. apalagi sy ga tau seperti apa fisik tube yg emisinya uda mendekati kiamat. Satu lagi.jika tube itu bisa dirangkai dalam peavey nya,apa tube itu akan aman sentosa bermukin disitu?apa getaran speaker tidak akan membuat tube pingsan atau bahkan mungkin pecah? karena sy saat ini uda berpikir untuk memasukan tube headphone amp ( jika jadiiii.. ) kedalam rumah ampli peavey nya gt..atau perlu rangkaian khusus untuk merumahkan si tube itu agar nyaman sentosa gemah ripah loh jinawi hidup panjang umur berada dalam ampli box peavey? sekali lagi terimakasih atas saran dan referensinya..sukses selalu!!!!!!!

    • Sebenarnya tidak terlalu riskan juga, atau kalo mau aman bisa langsung dipasang di dalam ampli peavey-nya (kalo masih ada ruang) atau ditempel dengan baut dimanalah yang kiranya aman untuk ditempatkan. Kalo emang mau rakit sendiri bisa diselipkan di tempat kosong di dalam ampli peavey anda (saya yakin masih ada), kalo masalah getaran insya Allah rangkaian tabung tersebut masih kuat. Terima kasih semoga berguna.

      Salam

      Fridie

  168. iya ya..bodonya saya..ga sadar kalo marshall yg kabinet tuh kan box amp tube nya di taruh diatas box speaker yg segede kambing garut…jadi sepertinya tube aman dan nyaman kena getaran speaker,asal ga speaker tembak versi organ tunggal ato dangdut koplo ya.. Saya uda buka peavey nya dan memang masih banyak ruang tunggu untuk si tube dan teman2nya,minimal sy bisa rangkai heaphone tube nya dalam peavey amp box nya. Tanya lagi mas ( tanya mulu..!! ) fungsi tube itu sebatas pemahaman sy yg bodo dan banyak salah ini,apakah fungsi tube itu bekerja di area power suply..???ato area penguat suaranya gt ? klo tube itu menempurnakan power suply , apa mungkin peavey sy power suply nya sy ganti dengan yg pke tube?apakah kualitas suara beda tergantung banyak tidak nya tube yg kita gunakan dalam rangkaian? (selain speaker dan lainnya tentunya,misalnya dua amp semua rangkaian dan speaker serta pendukung lain nya sama dan hanya tube saja perbedaanya ) Terimakasih banyak atas pencerahan nya mas..sepertinya sy bener2 akan memiliki amp tube sendiri karena panduan dari anda… sekali lagi terimakasih.. salam.

    • Kalo fungsi tube yang jelaskan diatas akan bekerja untuk memperbaiki kinerja suara dari penguat (amplification), makanya seperti istilah umumnya akan disebut sebagai pra-penguat (pre-amplifier). Mengenai kualitas suara, jelas, semakin banyak tube-nya akan lebih kental nuansa analog-akustiknya, dengan pre-amp 1 tube saja sudah teras perbedaan karakter suara gitar yang akan direproduksi, terutama kalo pake efek distorsi. Terima kasih.

      Salam

      Fridie

    • Salam kenal Mas Bambang,

      Untuk tabung RF merk RCA type 2706 saya nggak punya bos, nanti kalo ada yang jual biar saya sms infonya ke anda. Terima kasih.

      Salam

      Fridie

  169. Salam kenal Mas Fridie

    Saya punya amplifier tube Merk Trio Kenwod W-41 Menggunakan 12AX7 (5 bh), EL84 (4bh) sudah lama nganggur suaranya kecil banget, tubenya sudah pernah saya test di Glodok rata2 60% s/d 80%, ada elco 100micro 250V bocor IT dan OTnya masih bagus. Saya mau otak-atik sendiri tapi sampai 2 tahun ini gak sempet2 karena sibuk, malas dan ilmunya terbatas
    Sekarang saya kangen banget sama suaranya. Mungkin Mas bersedia bantu saya ini ampli di modifikasi atau di rekondisi … boleh ya Mas bantu saya Mohon sms ke No. 08161338045. Terima kasih
    Salam

    Ermin

  170. Salam kenal juga Mas Ermin,

    sebaiknya amplifier tersebut di rekondisi saja, karena kerusakan yang ada kelihatannya belum begitu parah, elco 100 micro yang 250 volt banyak dijual tuh di Glodok. Mengapa rekondisi, ampli-ampli tabung lama seperti kenwood atau trio sudah memiliki karakter suara yang bagus dari sono-nya, jadi alangkah bagusnya jika dikembalikan ke rangkaian originalnya. Terima kasih, semoga berguna.

    Salam

    Fridie

  171. Bang unto3100 tolong saya… saya punya JCM900 keluaran inggris, saya beli 25 juni 2012, masalahnya udah 2 kali ni amply ganti tabung (lumayankan ngerongrongnya) pemakaian seperti di manual book (panasin/standby 10 mnt sebelum di nyalain ato matiin, koreksi jika saya salah)
    ni amply saya pakai buat rental di studio saya (Porsea Musik Studio) kejadian terahir (kata pegawai saya) amply ini di pakai dan di biarkan feedback (akibat trebel tinggi) hampir selama 30 mnt, lalu bunyi krasakk-krasakk tiap 10 dtk. saat itu terlihat tabung ke 2 dari kiri mulai meng-ungu, tapi ketika di stanby lagi normal berwarna oranye.
    yang saya ingin tanyakan : bagaimana perawatan terhadap amply tabung JCM 900, adakah pengganti tabung JCM 900 (mengingat harganya yang lumayan mahal)
    terima kasih bang unto3100

  172. Salam kenal Mas Abdullah,

    Petunjuk pemakaian seperti pada manual book sebenarnya sudah merupakan petunjuk yang benar dengan pemanasan / heat up selama 10 – 15 menit dalam keadaan standby dan semua panel kontrol seperti bass, trebel, volume, gain dan lain-lain harus dalam posisi 0 untuk mencegah ‘over voltage’. Apalagi jika dibiarkan dalam posisi feedback otomatis power akan langsung diset ke posisi ‘maximum voltage’ pada tabungnya dan akan mengurangi umur tabung itu sendiri. Sebaiknya, apabila ada yang sewa studio, tolong dicek lagi setelahnya sehingga feedback tidak selalu terbuka. Jika ingin mengganti JCM 900, sebaiknya dicarikan power Marshall yang pake IC saja karena lebih tahan terhadap feedback arus, tetapi kualitas suaranya tidak akan bisa menyamai JCM 900. Yang mungkin bisa jadi referensi untuk head amplifier untuk gitar dengan harga dan kualitas yang cukup lumayan adalah Fender Mustang V, sementara speakernya bisa pake buatan lokal aja. Terima kasih, semoga berguna.

    Salam

    Fridie

  173. mau nanya, cara aman gabungin 1 speaker 15″ AUDAX dengan 2 speaker 12″ AUDAX pada satu power mono bagaimana?
    trima kasih atas pencerahanya..

  174. Salam kenal Mas Amien,

    Biasanya penggabungan beberapa speaker dengan cara yang cukup aman bisa menggunakan sebuah crossover, tinggal pemilihan jenis crossovernya yang harus diperhatikan, sejauh pengalaman saya untuk 3 jenis speaker dengan karakteristik woofer harus minimal menggunakan bridge crossover dimana 3 woofer tersebut akan tergabung dalam satu line distribution, sehingga tidak membebani power berlebihan, dengan syarat impedansinya juga harus sama misalnya semua harus 8 ohm. Terima kasih, semoga berguna.

    Salam

    Fridie

  175. pagi semua..,
    saya dirumah punya amply sony dan dengan 2 speaker akari..,
    saya pengen ampli ini bisa buat main gitar electrik..,
    mau beli ampli gitar namun budget saya terbatas, dan saya pengen memanfaatkan apa yang ada di rumah..
    saya bermain dengan gitar dan efek digital yang outputnya bisa stereo dan mono..,
    saat saya coba suaranya garing, seakan2 gak ngangkat apa lagi saat main di fret terakhir dari gitar saya.

    ada saran tidak..?? apa yang harus saya tambahkan ..???

  176. Salam kenal Mas Awink,

    Memang sistem yang anda punya tidak untuk men-drive sebuah instrumen seperti gitar listrik, tetapi hanya sebuah perangkat receiver / amplifier stereo kelas rumahan ( home use ). Sebaiknya untuk membuatnya sedikit lebih bertenaga bisa disiasati dengan merubahnya menjadi output mono ( jika terdapat switch/tomobol untuk merubahnya ) atau pasang speaker pada satu sisi saja (kanan / kiri), dengan demikian suara gitar akan lebih bagus, karena suara gitar sendiri keluarnya adalah murni mono. Terima kasih semoga berguna.

    Salam

    Fridie

    • I dont think its difficult to start your own blog, it doesnt need any special skills to write a blog, especially here in wordpress. All you have to do is preparing the things you need to write (including some nice pictures), and read carefully how to design or make a good blog through Google. I hope it will be useful for you, and thanks for visiting my blog.

      Fridie

  177. Salam kenal owm……….
    Saya baru aja ambil tube amp line magnetic 211ia buatan cina , N rencana pingin ganti seluruh tabung nya , pake merk apa ya owm? Biar bass nya lebih nendang lg, saat ini untuk power nya pake el34, di jajaran preamp nya pake 12ax7 N 12au7s, Klo 12ax7 nya saya ganti dengan 12at7 bisa ngga ya langsung colok aj? Trus jd gimana tuch karakternya? Thanks B4

    • Salam kenal juga, Mas Agung

      Untuk yang tipe EL-34 sama sepeti punya saya di rumah, sudah saya ganti dengan merek Svetlana buatan Rusia, dan mempunyai reproduksi suara yang lumayan ‘bright’ / terbuka karena saya suka musik2 jenis progressive rock dan jazz, mungkin untuk Mas Agung jika kepingin bass-nya lebih nendang bisa pakai tabung2 buatan jerman seperti TELEFUNKEN. Sejauh pengalaman saya kalo 12AX7 mau diganti dengan 12AT7 bisa langsung ditancapkan, untuk karakternya seperti merek Philips Miniwatt terkesan ‘clean’ saja dan kurang greget, kalo suaranya mau jadi ‘ringan’ sekali bisa coba tabung2 merek jepang seperti TOSHIBA, atau kalo mau vokalnya jadi padat untuk lagu2 pop dan jazz bisa pake tabung buatan inggris atau amerika seperti BRIMAR ataupun RCA radiotron. Terima kasih, semoga berguna.

      Salam

      Fridie

      • Ok owm….. Bwat el34 dah ketemu nich dari saran owm firdie …….
        Kmaren ditawarin 12at7 jj gold pin ,karakter suara gimana ya? Klo dri selera musik sih suka musik2 nya phil collins, the police, klo gak salah sebut vokal yg rada berat, bass yng nendang , N high yg lembut kaya cimbal nya jazz, N kira2 konvigurasi merk or buatan mn ya owm bwat tabung 12at7, 12au7, N el34 nya yg matching………..
        Thanxs…….

  178. Mengenai tabung JJ 12AT7 gold pin (yang kayaknya made in Slovakia) karakter suaranya cenderung lembut dan dominan di vokal. Kalo memang mencari konfigurasi seperti yang anda sebutkan saran saya bisa pake 12AU7 merek2 inggris ato amerika seperti GEC, BRIMAR ataupun RCA dikombinasikan dengan EL34 buatan Russia seperti SVETLANA ataupun tabung merek TESLA (made in czekoslowakia), akan sangat mungkin mendapatkan setting yang anda inginkan. Terima kasih.

    Salam

    Fridie

    • Salam kenal pak. Hoby Sy musik, sampai punya rental sound sistem untk hajatan dll. Tpi akir2 ini sy mulai bosan dgn sistim power nya menggunakan transistor sanken. Setelah liat2 di blok ini timbul pertanyaan, untuk band outdoor sistim mana yg lbh unggul? power tabung atau power transistor sanken? Atau apa sih perbedaan yg menonjol antara ke 2 nya. Terimakasih. Deri son

      • Salam kenal juga pak Deri,

        Terima kasih sudah mampir di blog saya, masalah unggul atau tidak unggul, tergantung pada aplikasi sound system itu sendiri juga fungsinya. Selama ini saya memang hobi mendengarkan musik di rumah / kamar atau bahasa kerennya ‘home audio’, sedangkan untuk aplikasi outdoor seperti sound system rental mungkin saya tidak terlalu banyak tahu. Secara sederhana, perbedaan antara power tabung dan power transistor bisa terlihat dari karakter atau detail suaranya, meskipun ada juga beberapa high-end amplifier dengan power transistor yang kualitas suaranya hampir menyamai power tabung. Perbedaan lain mungkin pada arsitektur / skema perakitannya dan juga harga komponen pendukungnya, contohnya : untuk membuat sebuah power amplifier transistor SANKEN 300 Watt, akan jauh lebih murah dan sederhana jika dibandingkan dengan pembuatan power amplifier tabung jenis push-pull 300 Watt. Tapi semua juga kembali pada selera, contohnya jika anda seorang pemain gitar, anda akan bisa membedakan bagaimana monitor / ampli gitar dengan power tabung dengan monitor / ampli gitar dengan power transistor. Jika anda lebih suka karakter power transistor, disitulah anda dan bukan berarti power transistor itu tidak bagus. Hobi musik juga merupakan sebuah hal tentang bagaimana anda mendengarkan musik itu sendiri, dan sangat universal untuk dijabarkan, dan hal itu juga yang akan menentukan bagaimana anda memilih audio system untuk anda sendiri, entah tabung atau transistor atau gabungan dari keduanya (hybrid), Di blog ini saya ingin berbagi bagaimana saya mulai mencintai karakter unik amplifier tabung dengan belajar merakit dan bertanya kesana kemari pada teman2 sehobi juga, dan ketertarikan itu saya temukan dengan banyak mendengarkan dan mencoba mengerti karakteristik dari amplifier / pre-amplifier tabung itu dengan mendengarkan musik yang direproduksi oleh amplifier tersebut. Mungkin untuk lebih jelasnya Pak Deri bisa iseng2 main ke temen2 anda yang mungkin punya amplifier tabung dan coba mendengarkan musik yang anda sukai, kemudian anda dapat membandingkannya dengan amplifier transistor yang ada di rumah misalnya. Disitulah mungkin anda dapat mengetahui sedikit banyak perbedaannya. Atau kalau diberi rejeki lebih bisa beli amplifier tabung sendiri…hehehehe….. Terima Kasih semoga berguna.

        Salam

        Fridie

  179. Terima kasih informasi nya owm fridie………
    Info nya banyak membantu buat mengurangi ongkos trial N error buat nyari kwalitas suara yng di pinginin

  180. Selamat siang Mas , saya penggemar tabung mulai thn 1970-an.. mulai pemancar hingga audio. Saya termasuk lansia (65 )..he he he . Saya baca pengalaman adik 2 dalam hal tabung betul-betul cukup baik. Saya punya Pioneer SM- 83 (asli Jepang ) .. dan dilirik anak muda sekarang untuk memilikinya. Saya juga punya OT untuk EL 34, (PP) dan 2 travo power tegangan 160 V, 165 V ,dan 170 V (bekas) dapat di Comboran, Mlng. Di tempat saya ( kota Batu ) ada yang jual amplifier tabung ( mono ) minta Rp. 2.500.000,- ( buatan USA ) tak tawar Rp. !.500.000, – tdk boleh ( banyak pilihan amplifier tabung bekas ), di situ juga jual turn table mulai yang mekanik ( diputar tangan ) , juga ada listrik ( AC dan DC ) dengan penguat / tanpa penguat. Bapak ini juaga jual PH-nya ,saya dapat Elvis P. hanya 50 ribu saja, ( rata2 harganya 50 ribu). Saya juga punya turn table SONY , hanya jarumnya yang harus diganti, di mana di Surabaya yang jual peralatan untuk turn table ? Coba kalau ke Malang atau ke Kota Batu , mampir , sambil lihat Museum Satwa ( rmh saya persis di depannya ) saya juga punya buku tentang tabung ( ARRL , 1960-an ) . Silakan dolan ke Batu, nanti saya ajak keliling …

    • Salam kenal Pak Gatot, terima kasih udah mampir disini,

      Wah kelihatannya menarik sekali pak, mungkin kapan2 saya dan temen2 bisa mampir kesana, dan mungkin kalo ada yang cocok bisa dibeli…hehehehe……kalo di Surabaya cari komponen2 turn table yang di pasar Genteng, di beberapa toko yang juga jualan komponen2 tabung, biasanya mereka juga punya.

      Salam

      Fridie

  181. Selamat siang mas Fridie
    salam kenal
    ,saya tertarik dgn perbincangan di sini dari tahun 2008 (lama sekali ya)…..bisa tolong minta kontaknya mas Dani Kurniawan ,soalnya saya baru mo belajar merakit sendiri tube amp,maksud saya bisa sowan ke rumahnya(katanya dia di jakarta) biar komunikasi lebih lancar ,pengennya sih ke rumahnya mas Fridie tapi kejauhan (malang) sy ada di jakarta .
    trims sebelumnya

    • Salam kenal juga Mas Toni,

      Maaf sekali saya udah coba cari2 kontaknya Mas Dani tapi belum ketemu2 juga, tapi mungkin alamat E-mail beliau bisa membbantu, ini alamat E-mail-nya :

      tom_freeyork@yahoo.co.id

      Terima Kasih, semoga berguna.

      Salam
      Fridie

  182. mas Unto salam kenal saya mas Idam saya punya JCM 2000 tabungnya rusak type lampu EL 34 empat buah beli l.tabung dimana? dan Trace Elliot V4 lampu tabungnya rusak type KT 88 4 buah belinya dimana?

    • Salam kenal Mas Amar,

      untuk lampu EL34 dan KT88, kalo anda berdomisili di Jakarta, anda bisa langsung ke alamat di bawah ini

      Our Show Room :

      Mangga Dua Mall
      Harco Mas lantai 1, no 64
      Jl. Mangga Dua Raya
      Jakarta 10730
      Indonesia
      Tel: 62 – 21 – 62304061

      E-Mail :
      Sales Dept.
      sales@audiokitmania.com

      Toko tersebut menyediakan berbagai merk tabung hampa dengan harga yang cukup variatif sesuai kebutuhan,
      atau bisa juga lihat2 dulu di alamat web-nya :

      http://www.audiokitmania.com/vacuum_tubes.htm

      Terima kasih, semoga berguna.

      Salam

      Fridie

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s