Teknologi…..Teknologi dan Teknologi….

“Technology Made Easy” adalah sebuah ungkapan umum yang secara harfiah dapat diartikan bahwa teknologi memudahkan manusia dan teknologi diciptakan manusia untuk mempermudah pekerjaannya. Dengan teknologi saat ini manusia terlihat dapat berbuat apa saja. Siapa menguasai teknologi merekalah yang akan berjaya. Kemudian apakah teknologi tidak akan berdampak apa-apa terhadap manusia, mungkin ya mungkin tidak. Contohnya perkembangan ponsel atau telepon seluler yang begitu cepat, ketergantungan manusia pada peralatan komunikasi kecil dan praktis tersebut semakin terlihat nyata dan hampir tersebar pada seluruh aspek kehidupan manusia, seperti yang ditulis oleh John Naisbitt pada bukunya Global Paradox. Permasalahan utama memang bukan pada teknologi itu sendiri, tetapi lebih pada sisi penggunaan teknologi itu pada waktu dan tempat yang benar. Hampir semua ponsel saat ini dilengkapi dengan sebuah kamera CMOS yang terintegrasi sehingga seseorang dapat dengan mudah mengabadikan momen-momen terpentingnya hanya dengan sebuah ponsel, entah itu bentuk foto atau film, dan jika ponsel itu dilengkapi kemampuan GPRS, mereka dapat melakukan streaming dengan orang lain yang berada di tempat yang berbeda. Memang sebuah lompatan teknologi yang luar biasa. Secara positif perkembangan teknologi tersebut akan sangat berguna bagi pengguna-pengguna ponsel dengan berbagai profesi yang mereka geluti seperti wartawan, praktisi IT, atau seorang manager perusahaan, tetapi bergunakah teknologi itu pada anak-anak setingkat sekolah menengah pertama, bisa ya bisa tidak. Jika mereka hanya menggunakan sebuah ponsel dengan teknologi begitu canggih hanya untuk menerima telepon dan SMS atau sekedar mendengarkan lagu berformat MP3 mungkin sebuah hal yang wajar, mungkin bisa dibilang hanya buang-buang sumberdaya atau Lack of Resources atau sia-sia saja. Kemudian jika mangamati dari media suratkabar maupun televisi, ketika seorang siswa sekolah menengah merekam video …..maaf…porno dengan ponsel kamera yang dimilikinya, kemudian dengan cepat video itu tersebar melalui internet dan dapat diakses oleh semua orang di seluruh dunia, dimanakah letak kesalahan sebenarnya….teknologi atau manusia-nya atau bahkan ketidaksiapan manusia itu dalam menerima dan memaksimalkan teknologi, jawaban itu bisa menjadi sangat beragam. Pengguna ponsel pada umumnya membeli ponsel dengan pertimbangan fitur-fitur yang dimilikinya, meskipun pada akhirnya fitur-fitur itu tidak pernah terpakai seluruhnya. Jika ponsel tersebut berada pada pengguna yang gaptek atau gagap teknologi mungkin hanya sebatas tidak terpakai saja dan sia-sia, tetapi bila pengguna itu seorang anak sekolah menengah dengan kemampuannya mengoperasikan ponsel canggih tersebut, maka dengan ketidaktahuannya dia akan menggunakannya untuk sebuah keisengan yang akhirnya menjadi sebuah trend yang akan diikuti oleh kebodohan-kebodohan yang sama dengan pelaku yang lebih variatif seperti publik figur atau wakil rakyat. Begitulah jika sebuah teknologi yang begitu canggih yang dibuat dengan hitungan-hitungan yang sangat rumit dengan riset selama bertahun-tahun dan berakhir tragis hanya dengan sebuah video porno murahan dengan resolusi rendah. Memang teknologi mempunyai sisi baik dan sisi buruk, hanya di tangan-tangan yang bersihlah teknologi akan menjadi sesuatu yang sangat berguna bagi orang banyak, dan apabila jatuh ke tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab akan menjadi sesuatu yang merusak dan berdampak buruk pada kehidupan sosial masyarakat, mungkin The Right Technology in The Right Place adalah sebuah ungkapan yang pas untuk menyiasati penyalahgunaan atau keisengan yang menimbulkan dampak begitu buruk bagi masyarakat.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s