Melewati Malam….Menyongsong Pagi….Hmmm

Waktu sudah menunjukkan 11.20 di suatu malam yang cukup dingin di kota kecil ini, dengan tetap berpikir dan menggerak-gerakkan kepala memandangi sebuah monitor komputer di hadapanku, berusaha mencari sebuah pemecahan dari sebuah masalah yang berhubungan dengan pemrograman yang begitu memusingkan kepala. Bertanya-tanya kepada diri sendiri kenapa harus menghadapi hal seperti ini walaupun memang itu resiko dari pekerjaan dan profesi yang saya pilih. Berkutat dengan angka-angka, bergulat dengan logika, bermain-main dengan formula-formula entah apa namanya saya sendiri juga lupa, dan sampailah pada puncak keputusasaan, masalah tidak terselesaikan dan mungkin masih menjadi problem di kemudian hari. Satu hal yang begitu setia menemani adalah suara musik yang tak pernah merasa capek atau putus asa menemaniku. Masih sayu-sayup terdengar suara Phil Collins dengan band-nya Genesis dengan komposisi-komposisi khas progresif-nya, hehe….dari album Duke….mereka berkata “Alone again Alone again Tonight, ooo…I’m Alone Again and it seems to me ….”…..membuat otak ini agak sedikit adem dan kembali berpikir, mungkin harus berhenti dan beristirahat. Dan kemudian saya berhenti dan berpindah tempat yang lebih nyaman di kamar yang cukup sempit, sambil berbaring dan menyisakan sedikit pikiran untuk mendengarkan alunan nada yang begitu manis berkumandang di seputar kamar saya melalui speaker 6 inchi rancangan sendiri ber-merk AUDAX dengan tweeter dome AUDAX juga, Home By The Sea terdengar begitu detail saat dimainkan dengan sebuah sistem audio hybrid atau campuran dengan Pre-amplifier tabung buatan sendiri dan Power Amplifier Pioneer SA-30 lawas, hehe…teman-teman menyebutnya Homebrew hahahaha……memang saya tidak cukup punya uang untuk membeli amplifier bagus apalagi dengan penguat tabung, yaa..terpaksa harus bikin sendiri. Meski begitu sistem asal-asalan ini cukup menghibur saya dan mengurangi rasa penat ini. Tak terasa sudah pukul 4.05 pagi, dengan keadaan setengah sadar saya melihat jam…dan sebentar kemudian terlelap kembali dalam tidur dengan ditemani suara-suara lembut musik yang terdengar di telinga. Malam telah terlewati dan pagi menyongsong dan diri ini masih terlelap dalam sayu-sayup suara musik yang mungkin sudah tak terdengar lagi oleh telinga. Hehe….kecapekan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s