Dariku…bagi Ibu….

Malam mulai larut, temaram lampu kota seolah malas bersinar.
Kabut tipis membelai jalanan yang dingin, memberi kesejukan pada
mahluk-mahluk malam yang bernanyi merdu. Menanti fajar yang menyapa
dengan tetesan-tetesan embun di dedaunan yang segar.
Seorang ibu berjalan perlahan membelai anaknya yang sedih
terisak oleh deraian tangis. Begitu sabar, begitu bersahaja, merayu
anaknya dengan belaian-belaian lembut dan nyanyian-nyanyian malam
yang membuatnya hampir terlelap oleh redupnya malam yang dingin.
Menapak pulang perlahan menuju rumah sederhana, demi sang anak, agar
mendapat tempat peraduan terbaik di muka bumi, dipelukan sang ibu.
Sosok yang tak pernah hilang dari dunia nyata dan fantasiku,
dimanapun aku berada, di berbagai tempat di bawah langit. Selalu
menjadi inspirasiku, menyambar ide-ideku bak petir, menampar
keangkuhan dan kesombongan diri yang tidak akan pernah bisa memberi
arti pada pengorbanannya.
Dalam galaunya diri atau kacaunya emosi ini, dia seolah ingin
menggantikan tempatku, dan menyuruhku berlari jauh tanpa menoleh.
Seolah menjadi tameng baja, kapan saja puluru-peluru gelisah ditembakkan.
Menjadi surga yang diciptakan lembut oleh telapak kakinya.
Tuhan, berikanlah dia tempat terbaik di dunia ini, ijinkanlah dia
bersanding denganMu melihat generasi-generasinya bahagia, biarkanlah dia
pinjam tanganMu untuk memberi petunjuk kemana arah yang dituju……
Tuhan….berilah apapun yang terbaik untuknya….

Untuk ibuku tercinta….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s